Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
"Intinya ini ada 'anak nakal' dalam satu keluarga. Nah, bagaimana kita komunikasi dengan itu," kata Negosiator Eddy Mulya
PRESIDEN Joko Widodo memastikan kondisi empat Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera Kelompok Militan Abu Sayyaf dalam kondisi baik.
WAKIL Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan pemerintah masih terus berkomunikasi dengan pemerintah Filipina untuk membebaskan 14 warga negara Indonesia yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf.
PENYANDERAAN yang kembali terjadi terhadap 4 ABK warga negara Indonesia yakni Kapal TB Henry dan Kapal Cristi setelah sebelumnya 10 WNI juga disandera kelompok Abu Sayyaf sangat disesalkan DPR.
INDONESIA akan menjajaki kerja sama militer dengan Filipina dan Malaysia. Kerja sama akan dilakukan menyusul penyanderaan 14 anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) oleh kelompok bersenjata di Filipina selatan.
WALAU batas waktu penyerahan uang tebusan bagi 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina telah berakhir, belum terlihat adanya pergerakan pasukan gabungan TNI yang sedang berlatih di Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).
PEMERINTAH masih fokus menyelamatkan sepuluh warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina Selatan.
TENGGAT penyerahan tebusan yang sudah terlewati terganjal izin dari Pemerintah Filipina untuk melakukan operasi militer pembebasan WNI yang jadi sandera kelompok militan Abu Sayyaf.
SEKRETARIS Kabinet Pramono Anung mengatakan apabila Filipina tidak bisa membebaskan 10 warga negara Indonesia yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf, maka Indonesia siap melakukannya.
PEMERINTAH terus melakukan upaya diplomasi untuk membebaskan 10 WNI yang disandera kelompok ekstrimis Abu Syayaf di Filipina. Menurut Presiden Joko Widodo, selain jalur diplomasi, pemerintah juga menempuh jalur lain.
WAKIL Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menegaskan, pemerintah Indonesia tidak akan berenegosiasi dengan kelompok teroris Abu Sayyaf dalam upaya pembebasan 10 warga negara Indonesia yang disandera kelompok tersebut.
SEKRETARIS Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyatakan bahwa Pemerintah Indonesia mengetahui posisi 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayaff di Filipina.
KELUARGA Renaldi alias Aldi, 25, korban pembajakan Kapal Brahma 12 yang disandera kelompok milisi bersenjata Abu Sayyaf di Filipina berharap negosiasi pembebasan bisa berjalan lancar dan berhasil membebaskan seluruh sandera.
PEMERINTAH masih menjalin komunikasi dengan Pemerintah Filipina terkait operasi penyelamatan 10 warga negara Indonesia yang ditawan kelompok militan Abu Sayyaf. Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menjamin kondisi WNI yang ditawan dalam keadaan baik.
PEMERINTAH Indonesia telah menerima sejumlah opsi terkait rencana pembebasan WNI yang disandera kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina.
Presiden menyampaikan bahwa dirinya secara khusus telah mengutus Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk berbicara dengan Pemerintah Filipina.
OPERASI militer menjadi pilihan terakhir jika upaya negosiasi untuk membebaskan 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina mengalami jalan buntu.
PENYANDERAAN 10 orang WNI oleh milisi Abu Sayyaf di selatan Filipina, dinilai pengamat terorisme Nasir Abbas murni karena pemerasan. Menurut Nasir, Abu Sayyaf tidak melihat apa keyakinan yang dipeluk korbannya.
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso menilai suatu hal yang wajar Filipina menolak bantuan militer Indonesia dalam operasi penyelamatan 10 WNI yang disandera Kelompok Abu Sayyaf. Menurut dia, hal ini menyangkut harga diri dan reputasi.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved