Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
Langkah Kapolri Jenderal Listiyo Sigit Prabowo dinilai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jaro Ade sangat berani profesional dan tidak pandang bulu,
Langkah tegas Kapolri ini mendapat apresiasi dari Persatuan Umat Islam (PUI). PUI melihat sebagai sikap tegas Kapolri untuk melakukan bersih-bersih di lembaganya.
Sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenahi institusinya direspons positif oleh Komunitas Korban Asuransi Unit Link.
"Ini membuktikan kepada masyarakat Polri tidak ragu menjerat istri Ferdy Sambo dengan hukuman yang sama dengan Sambo."
"Aksi tabur bunga mawar ini kita lakukan untuk memberikan dukungan terhadap Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas mafia di internal Polri."
"Saya tidak memberikan toleransi kalau masih ada kedapatan, pejabatnya saya copot, saya tidak peduli apakah itu Kapolres, apakah itu Direktur, apakah itu Kapolda saya copot."
Sebelumnya, muncul di media sosial Twitter "Kaisar Sambo dan Konsorsium 303". Lalu, tertulis, di kalangan bandar judi, Ferdy Sambo dikenal dengan sebutan "Kaisar Sambo".
Terkait tingkat kepercayaan publik, Sigit menjelaskan, sebelum adanya peristiwa penembakan Brigadir sudah baik menurut lembaga survei
"Sikap Kapolri sudah tepat. Selain responsif, transparan, dan tegas, beliau telah menegakkan hukum seadil-adilnya tanpa pandang bulu,
Jenderal Sigit dinilai mampu membuka kasus secara transparan, terbuka, dan berkeadilan serta tak pandang bulu sebagai bentuk implementasi dari jargon Polri Presisi.
Polri harus mengusut tuntas kasus pembunuhan yang telah menjerat mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka. Setelah itu Polri melimpahkan kasus ini untuk disidangkan.
Kapolri, kita lihat, tidak ragu dan tidak ada diskriminasi terhadap anggota. Jenderal Sambo saja tersangka dan diancam hukuman berat. Apalagi yang pangkatnya di bawahnya."
SIKAP tegas dan tak pandang bulu dari Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mendapat aprasiasi dari berbagai pihak.
"Ya saya secara gentle mengundurkan diri. Suratnya sudah disampaikan hari ini ke Kapolri, sore ini,"
Setidaknya ada 11 personel Polri, termasuk 3 jenderal, yang ditempatkan dalam ruangan khusus, karena diduga terlibat dalam kasus kematian Brigadir J.
Ferdy Sambo berperan sebagai dalang yang bisa dikenakan sanksi maksimal hukuman mati.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan setelah dilakukan gelar perkara, tim khusus menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka.
Presiden Joko Widodo meminta Kepolisian RI mengusut hingga tuntas perkara tersebut tanpa ragu-ragu dan tanpa ada yang ditutup-tutupi.
"Tersangkanya sudah tiga dan tiga itu bisa berkembang. Pasalnya itu 338, 340. Yang baru ya pembunuhan berencana. Nanti itu akan menjangkau ke yang lebih jelas lagi,"
Kasus yang menewaskan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat tersebut juga harus momentum polri memutus mata rantai kelompok yang mendominasi di internal polri.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved