Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Meski pasukan militer terus bertambah di berbagai wilayah, demonstran tidak takut dan bertekad untuk berjuang hingga kekuasaaan militer berakhir.
Militer Myanmar kembali menuai kecaman internasional karena mengajukan dakwaan baru kepada pemimpin sipil yang digulingkan, Aung San Suu Kyi
Sementara negara-negara Barat mengutuk keras kudeta 1 Februari, Tiongkok lebih berhati-hati dan lebih menekankan pada pentingnya stabilitas.
Utusan khusus PBB mengingatkan militer Myanmar bahwa dunia sedang mengawasi aksi kudeta dengan seksama. Segala bentuk tanggapan keras memiliki konsekuensi besar.
Junta Myanmar mengerahkan pasukan tambahan di seluruh negeri dan memutus koneksi internet untuk malam kedua berturut-turut ketika mereka mengintensifkan tindakan keras melawan antikudeta
Pemimpin Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi akan ditahan sampai Rabu (17/2) untuk sidang pengadilan dan tidak akan muncul hari ini (15/2) seperti yang diperkirakan semula.
Junta militer telah meningkatkan upaya untuk mengatasi gerakan pembangkangan sipil yang sedang berkembang yang menuntut kembalinya pemimpin negara yang digulingkan, Aung San Suu Kyi.
Masyarakat Myanmar melakukan patroli dan menolak keberadaan tentara yang mencabut undang-undang yang melindungi kebebasan.
Mereka hidup dalam kondisi yang oleh kelompok hak asasi manusia disebut apartheid.
Kudeta militer yang mengakhiri demokrasi berusia satu dekade itu telah menimbulkan badai kemarahan dan pembangkangan.
SUATU hari pada November 2015, saya menumpang taksi di Yangon. Hari itu Myanmar punya hajatan besar, pemilihan umum pertama secara demokratis di masa kepemimpinan sipil.
Sanksi yang dijatuhkan AS ditujukan pada Jenderal Min Aung Hlaing dan Wakil Panglima, Soe Win.
FACEBOOK memberlakukan pembatasan terhadap penguasa militer Myanmar untuk mencegah mereka menyebarkan informasi yang salah.
"London sedang melihat langkah-langkah lebih lanjut di bawah rezim sanksi kami sendiri," cuit Raab di Twitter.
Peringatan tersebut muncul setelah unjuk rasa anti-kudeta yang berlangsung selama enam hari berturut-turut yang mengutuk penggulingan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi.
Biden mengatakan pemerintahannya memutus akses para jenderal Myanmar ke dana sebesar US$1 miliar di AS dan akan segera mengungkap sanksi baru.
Polisi berusaha membubarkan demonstran dengan menggunakan meriam air, peluru karet dan peluru tajam. Seorang wanita terkena peluru di kepala dan berada dalam kondisi kritis.
"Kami akan memastikan tidak melakukan apapun untuk melegitimasi tindakan militer, sambil berusaha mempertahankan dukungan kepada rakyat Myanmar,"
PARA pengunjuk rasa yang memprotes kudeta militer Myanmar menentang larangan pertemuan besar untuk memperpanjang demonstrasi terbesar dalam lebih dari satu dekade hari ini (9/2)
Kota Kamayut yang menjadi daerah lainnya di mana pertemuan dilarang terdapat ratusan pengunjuk rasa yang membangkang, menyanyikan lagu dan melambaikan poster.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved