Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
JUNTA Myanmar mengerahkan pasukan tambahan di seluruh negeri dan memutus koneksi internet untuk malam kedua berturut-turut ketika mereka mengintensifkan tindakan keras terhadap aksi protes anti-kudeta.
Para jenderal melakukan pemadaman internet selama berjam-jam pada Senin pagi dan meningkatkan kehadiran militer di seluruh negeri dalam semalam, termasuk kendaraan lapis baja di Yangon.
Pada Selasa (16/2), pemadaman internet lainnya menyelimuti Myanmar, menurunkan konektivitas ke 15 persen dari tingkat biasa, menurut kelompok pemantau yang berbasis di Inggris, NetBlocks.
NetBlocksmencuit di Twitter bahwa Myanmar berada di tengah-tengah pemadaman internet yang hampir total untuk malam kedua berturut-turut pada pukul 01.00 waktu setempat.
Pemadaman itu dilakukan setelah seharian pengunjuk rasa turun ke jalan untuk menentang kehadiran pasukan besar di sekitar Yangon. Perserikatan Bangsa-Bangsa pun mengecam pemadaman internet tersebut.
Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq mengatakan bahwa utusan PBB untuk Myanmar Christine Schraner Burgener berbicara dengan Wakil Komandan Tentara Myanmar Soe Win dan memperingatkan bahwa pemadaman jaringan merusak prinsip-prinsip inti demokrasi.
Utusan tersebut mencatat bahwa pemadaman tersebut merugikan sektor-sektor utama, termasuk perbankan, dan meningkatkan ketegangan dalam negeri.
"Berpatroli dengan kendaraan lapis baja berarti mereka mengancam orang," kata Nyein Moe, 46, di antara lebih dari 1.000 orang yang berkumpul pada Senin (15/1) di depan Bank Sentral.
baca juga: UE Pertimbangkan Sanksi terhadap Militer Myanmar atas Kudeta
Di seluruh negeri, orang-orang terus turun ke jalan pada Senin untuk menyerukan pembebasan Suu Kyi. Pemadaman internet pada Selasa akan menjadi yang keempat sejak 1 Februari, ketika militer melakukan kudeta dan menahan Suu Kyi, mengakhiri demokrasi yang baru berusia satu dekade setelah beberapa generasi di bawah pemerintahan junta militer. (AFP/OL-3)
PEMERINTAH Tiongkok mengeksekusi 11 terpidana, termasuk anggota keluarga Ming, yang terlibat jaringan penipuan telekomunikasi lintas negara serta pembunuhan berencana di Myanmar.
Aung San Suu Kyi kini genap 20 tahun dalam tahanan. Di tengah kondisi kesehatan yang misterius, mampukah "The Lady" mengakhiri perang saudara di Myanmar?
PARTAI yang berafiliasi dengan militer dan selama ini mendominasi politik Myanmar mengeklaim kemenangan besar dalam tahap pertama pemilihan umum yang digelar junta militer.
DIREKTORAT Pelindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, bekerja sama dengan KBRI Yangon dan KBRI Bangkok, kembali memulangkan 54 WNI dari perbatasan Myanmar-Thailand.
KBRI di Yangon melaporkan bahwa sebanyak 56 WNI yang terdampak operasi penertiban pusat online scam dan online gambling di kawasan KK Park dan Shwe Kokko, Myawaddy.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan bahwa pola tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Indonesia semakin berkembang dan kian sulit dideteksi.
Banyak orang sudah membuktikan bisa dapat penghasilan tanpa harus nunggu keterima kerja kantoran. Kuncinya bukan instan, tapi tahu jalur yang masuk akal dan mau konsisten jalani prosesnya.
Melalui BRImo, nasabah BRI bisa melakukan pembayaran TV kabel dan internet dengan cepat, aman, dan bahkan lebih hemat berkat promo cashback menarik.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) resmi mencapai orbit geostasioner di 113 derajat bujur timur pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas permukaan Bumi.
Dalam kaitannya dengan AI, UU PDP berfungsi sebagai pedoman atau rulebook yang harus dipatuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved