Rabu 10 Februari 2021, 08:38 WIB

UE Pertimbangkan Sanksi terhadap Militer Myanmar atas Kudeta

Nur Aivanni | Internasional
UE Pertimbangkan Sanksi terhadap Militer Myanmar atas Kudeta

AFP/FREDERICK FLORIN
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borell

 

KEPALA Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan blok tersebut dapat memberlakukan sanksi baru pada militer Myanmar atas perebutan kekuasaannya, tetapi memperingatkan hukuman apapun tidak boleh menimpa penduduk.

"Kami saat ini sedang meninjau semua opsi kami," kata Borrell kepada anggota parlemen di Parlemen Eropa, Selasa (9/2).

Borrell mengatakan salah satu jalan yang terbuka untuk blok itu adalah sanksi tambahan yang ditargetkan pada individu dan bisnis yang dimiliki oleh militer.

UE sudah memiliki embargo senjata terhadap Myanmar dan telah memberlakukan pembekuan aset dan larangan visa pada 14 pejabat atas tindakan keras berdarah terhadap Rohingya di negara itu.

Pekan lalu, militer menggulingkan dan menahan pemimpin sipil Aung Sun Suu Kyi dalam kudeta yang menuai kecaman dari dunia internasional.

Baca juga: Militer Myanmar Gerebek Markas Besar NLD

Borrell mengatakan UE juga dapat meninjau bantuan pembangunan ke Myanmar atau membatasi hubungan perdagangan dengan negara di Asia Tenggara itu.

Tetapi mantan menteri Spanyol itu bersikeras blok itu harus menghindari tindakan tergesa-gesa yang dapat berdampak buruk pada bagian paling rentan dari populasi tersebut.

Dia mengatakan menteri luar negeri dari 27 negara UE akan membahas langkah selanjutnya dalam pertemuan pada 22 Februari.

"Kami akan memastikan tidak melakukan apapun untuk melegitimasi tindakan militer, sambil berusaha mempertahankan dukungan kepada rakyat Myanmar," ungkapnya.(AFP/OL-5)

Baca Juga

AFP/TOM HARRISON

Royal Mint Inggris Ungkap Potret Koin Raja Charles III

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 30 September 2022, 14:08 WIB
Royal Mint Inggris pada hari Jumat meluncurkan patung resmi Raja Charles III yang akan muncul di koin setelah aksesi ke...
AFP/ Sean Rayford

Ribuan Orang Terjebak Banjir saat Badai Ian Menghantam Florida

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 30 September 2022, 14:05 WIB
Ribuan warga Florida yang terperangkap di tengah rumah-rumah yang terendam...
AFP/Oliver Contreras

Biden Tegaskan tidak akan Pernah Akui Aneksasi Ukraina oleh Rusia

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 30 September 2022, 09:57 WIB
"Kehendak sebeneranya dari warga Ukraina terlihat jelas setiap hari saat mereka mengorbankan jiwa raga untuk mempertahankan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya