Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
NEGARA-negara Eropa menolak permintaan Amerika Serikat (AS) untuk mengerahkan kekuatan angkatan laut ke Selat Hormuz. Uni Eropa menegaskan komitmennya untuk menghindari keterlibatan militer langsung dalam konflik yang kian memanas antara AS-Israel dengan Iran.
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaja Kallas, menyatakan bahwa Eropa tidak memiliki niat untuk memperluas misi militer mereka saat ini. Pernyataan ini muncul usai pertemuan para menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels, Senin (16/3).
“Kami bersedia memperkuat misi-misi ini,” katanya, tetapi saya rasa misi-misi tersebut tidak dapat diperluas hingga mencakup Selat Hormuz.”
Kanselir Jerman, Friedrich Merz, menegaskan bahwa Berlin tidak akan mengirim pasukan ke wilayah Teluk dan mendesak solusi politik segera. Senada dengan itu, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius memperingatkan adanya kendala hukum dan parlemen untuk pengerahan pasukan di luar wilayah NATO.
"Ini bukan perang kami; kami tidak memulainya. Kami menginginkan solusi diplomatik," ujar Pistorius.
Di London, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga menolak tekanan Washington. Ia menyatakan Inggris tidak akan terlibat dalam perang yang lebih luas dan setiap langkah militer harus memiliki mandat hukum yang jelas.
Penolakan juga datang dari Polandia dan Belgia. Menteri Luar Negeri Polandia, Radoslaw Sikorski, bahkan melontarkan kritik tajam kepada Presiden AS Donald Trump yang dinilai kontradiktif dalam memandang posisi NATO. Sementara itu, PM Belgia Bart De Wever memastikan negaranya tidak akan bergabung dalam serangan apa pun bersama AS dan Israel.
Sebelumnya, Trump mengeklaim banyak negara bersiap membantu AS membuka kembali Selat Hormuz, namun ia enggan menyebutkan nama negara-negara tersebut karena alasan keamanan.
Selat Hormuz menjadi titik api global setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menutup jalur tersebut menyusul serangan AS-Israel pada 28 Februari lalu.
Sebelum konflik pecah, sekitar 20 juta barel minyak melintasi selat ini setiap hari. Gangguan pada jalur urat nadi energi dunia ini telah memicu lonjakan harga minyak mentah secara signifikan di pasar internasional.
SERANGAN rudal menghantam Israel, Senin (16/3). Menurut penyiar publik KAN News, serpihan rudal yang diduga berasal dari Iran jatuh di dekat Kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua.
Blokade Selat Hormuz pascaserangan AS-Israel ke Iran picu krisis energi global. Produksi minyak Arab Saudi hingga Irak anjlok drastis 7 juta bpd. Cek dampaknya!
Kenapa Israel terkesan menutup rapat-rapat kondisi Netanyahu? Jika benar dia telah meninggal, keuntungan apa yang didapat Iran?
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Serangan drone dan roket menghantam kompleks Kedubes AS di Baghdad. Ketegangan meningkat setelah peringatan Iran terkait perang regional di Timur Tengah.
Pemerintahan Donald Trump dilaporkan ingin singkirkan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel. AS tutup pintu diplomasi selama Diaz-Canel menjabat. Cek detailnya!
Presiden Donald Trump memicu kontroversi setelah menyerang disleksia Gubernur California Gavin Newsom. Trump menilai presiden tidak boleh memiliki gangguan belajar.
Video geolokasi terbaru menunjukkan sistem pertahanan udara AS berusaha mencegat serangan drone dan roket di dekat Kedubes AS di Baghdad.
Serangan drone dan roket menghantam kompleks Kedubes AS di Baghdad. Ketegangan meningkat setelah peringatan Iran terkait perang regional di Timur Tengah.
Leqaa Kordia, aktivis Palestina yang ditahan pascaprotes di Universitas Columbia, akhirnya dibebaskan dari pusat penahanan Texas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved