Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
ESKALASI ketegangan di ibu kota Irak semakin meningkat setelah serangkaian serangan udara kembali menargetkan kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Baghdad pada Selasa pagi waktu setempat. Rekaman video yang berhasil diverifikasi secara geolokasi menunjukkan sistem pertahanan udara bekerja keras menghalau proyektil hanya dalam jarak ratusan meter dari kompleks diplomatik tersebut.
Dalam video yang dikonfirmasi oleh CNN, terlihat jejak tembakan sistem pertahanan udara yang konsisten dengan karakteristik Counter Rocket, Artillery, and Mortar (C-RAM) milik Amerika Serikat. Kilatan ledakan di langit mengonfirmasi adanya upaya intersepsi terhadap proyektil yang masuk.
Suasana mencekam terekam dalam video tersebut, di mana terdengar suara warga di lapangan yang memperingatkan satu sama lain. “Hati-hati, saudaraku, terhadap serpihan pelurunya,” ujar salah satu suara dalam rekaman itu.
Video lain yang diambil dari jarak sekitar 1.000 meter menunjukkan momen sebuah proyektil yang diduga kuat adalah drone menghantam area dekat kedutaan. Meskipun sistem pertahanan terus menembaki langit, drone tersebut tampak jatuh ke darat dan memicu ledakan besar.
Saksi mata dalam rekaman tersebut terdengar berteriak histeris saat melihat benturan terjadi. “Itu dia, itu dia. Kena, kena, kena, kena!” teriaknya. Suara tersebut kemudian bertanya dengan nada cemas, “Apa itu? Drone terbang?”
Serangan ini menambah panjang daftar ancaman terhadap fasilitas AS. Sebelumnya pada Sabtu, dua drone juga dilaporkan menghantam Kedubes AS, yang memicu kepulan asap dan api dari bangunan di sekitar kompleks.
Menanggapi rentetan insiden ini, juru bicara Panglima Angkatan Bersenjata Irak, Sabah al-Numan, memberikan pernyataan resmi melalui kantor Perdana Menteri Irak. Ia menegaskan "serangan yang tidak dapat dibenarkan" telah berulang kali menyasar sejumlah fasilitas vital, instalasi, dan misi diplomatik.
Selain Kedutaan Besar AS di Baghdad, Al-Numan merinci target serangan juga mencakup ladang minyak Majnoon serta Hotel Internasional Al-Rasheed. Pemerintah Irak menyebut tindakan ini sebagai pelanggaran serius yang mengancam stabilitas keamanan nasional dan internasional di wilayah tersebut.
Sejauh ini, pihak berwenang masih terus melakukan penilaian terhadap total kerusakan dan potensi korban jiwa akibat ledakan yang terjadi di jantung ibu kota Irak tersebut. (CNN/Z-2)
Serangan drone dan roket menghantam kompleks Kedubes AS di Baghdad. Ketegangan meningkat setelah peringatan Iran terkait perang regional di Timur Tengah.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah drone menghantam fasilitas milik Amerika Serikat di Baghdad, Selasa (10/3) di tengah konflik Irak dan Iran
Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjata Iran telah melancarkan serangan terhadap sejumlah lokasi yang diduga menjadi markas komandan Israel dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Langkah ini diambil seiring dengan upaya AS dalam menjalankan kampanye bersama dengan Israel melawan Iran.
Hizbullah mengatakan serangan itu dilakukan sebagai tanggapan terhadap agresi kriminal Israel yang menargetkan puluhan kota dan permukiman di Libanon, termasuk pinggiran selatan Beirut.
KONFLIK bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran terus mengalami eskalasi.
Seberapa kuat Iran dapat bertahan, atau bahkan sebaliknya malah bisa mengubah permainan?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved