Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Korea Utara terus menguji coba senjata berpemandu taktis baru pekan lalu yang langsung diawasi Presiden Kim Jong Un.
Dia mengatakan dia terbuka untuk pembicaraan dengan Korut kapan saja dan tanpa prasyarat, tetapi Pyongyang sejauh ini menolak tawaran itu.
Militer Korea Selatan mengkonfirmasi peluncuran senjata tersebut dengan mengungkapkan pada Sabtu (16/4) malam
Korea Utara (Korut) merayakan peringatan 110 tahun kelahiran Kim Il Sung pada Jumat (15/4) dengan kembang api, prosesi, dan gala malam di alun-alun utama Pyongyang.
Korea Utara telah melancarkan peretasan pada gim Axie Infinity untuk mencuri jutaan uang kripto pada Maret. Tudingan ini menyusul rentetan peretasan yang menghantam dunia kripto.
Korea Utara akan merayakan libur nasional minggu depan yang membuat Amerika Serikat (AS) mengkhawatirkan akan diisi oleh tindakan provokatif maupun uji coba nuklir.
Jika militer Korsel, kata dia, melanggar bahkan satu inci wilayah Korut, hal itu akan dibalas dengan serangan mengerikan.
Menhan Korsel tersebut mengatakan bahwa pasukannya memiliki rudal dengan kemampuan untuk secara akurat dan cepat mengenai target apa pun di Korea Utara.
Alat utama sistem senjata yang dibanggakan Pyongyang dan mendarat di perairan Jepang itu diduga hasil modifikasi Hwasong-15, bukan Hwasong-17
"Hanya ketika seseorang dilengkapi dengan kemampuan menyerang yang tangguh, kekuatan militer yang luar biasa yang tidak dapat dihentikan oleh siapa pun, seseorang dapat mencegah perang,"
Amerika Serikat, pada Jumat (25/3), menyerukan sanksi internasional yang lebih keras terhadap Korea Utara di Dewan Keamanan PBB.
Kim memerintahkan uji coba itu menyusul ketegangan di semenanjung Korea dan konfrontasi AS. Kantor berita Korut KCNA Kim sengaja meluncurkan ICBM sebagai pesan bagi AS.
Tindakan yang dilakukan Pyongyang ini merupakan yang pertama sejak 2017 dan usai gagal pada beberapa pekan lalu. ICBM yang diluncurkan Korut ini diyakini model baru.
Peluncuran roket kali ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian provokasi oleh negara bersenjata nuklir itu untuk meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.
Biasanya, media pemerintah Korea Utara gencar melaporkan uji coba senjata atau rudal yang berhasil dalam waktu 24 jam setelah peluncuran.
Peluncuran yang gagal itu akan menjadi uji coba senjata kesepuluh Pyongyang sepanjang tahun ini, menyusul tujuh uji coba rudal dan dua di antaranya disebut sebagai "satelit pengintai".
Korea Selatan menangkap sebuah kapal Korea Utara yang tidak bersenjata dan tujuh awak serta melepaskan tembakan peringatan ke sebuah kapal patroli yang mencoba melakukan intervensi.
Citra satelit komersial menunjukkan kegiatan pembangunan konstruksi di situs uji coba nuklir Korea Utara untuk pertama kalinya sejak ditutup pada 2018.
Pihak Korea Selatan khawatir bahwa uji coba pengembangan satelit sebagai bentuk penyamaran Korea Utara untuk meluncurkan rudal balistik.
Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara menembakkan rudal balistik pada Minggu (27/2). Peluncuran tersebut adalah yang kedelapan di Pyongyang sepanjang tahun ini.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved