Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
Korea Utara akan merayakan libur nasional minggu depan yang membuat Amerika Serikat (AS) mengkhawatirkan akan diisi oleh tindakan provokatif maupun uji coba nuklir.
"Kami, dalam kerja sama dan koordinasi dengan sekutu dan mitra kami, siap untuk menghadapi apa pun yang mungkin mereka lakukan, dan saya ingin menekankan bahwa kami jelas berharap mereka akan menahan diri dari provokasi lebih lanjut," kata Utusan Khusus AS untuk Korea Utara Sung Kim.
Korea Utara akan merayakan kelahiran pendiri negara itu, Kim Il Sung, pada 15 April. Kim adalah kakek dari Presiden Korea Utara Kim Jong Un. Negara yang terisolasi itu belum melakukan uji coba nuklir sejak September 2017, yang keenam dalam catatan. "Sayangnya, saya tidak dapat melaporkan bahwa kami telah melakukan diskusi yang produktif dengan Tiongkok atau Rusia tentang resolusi Dewan Keamanan PBB yang baru," kata Kim.
Kim mengatakan kedua negara sahabat Korea Utara itu telah menentang Dewan Keamanan PBB yang mengutuk 13 peluncuran rudal negaranya. Namun, AS dan sekutunya sedang mengejar resolusi baru untuk mengutuk Korea Utara.
Kim, yang juga menjabat sebagai duta besar AS untuk Indonesia, melakukan perjalanan ke Washington minggu ini, termasuk untuk bertemu dengan mitranya dari Tiongkok. "Meskipun ditentang Tiongkok tapi yakin bahwa Beijing memiliki tujuan yang sama dengan kami untuk denuklirisasi lengkap Semenanjung Korea."
AS telah mendengar retorika yang lebih berapi-api dari saudara perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong, yang memperingatkan akan adanya respons nuklir jika Korea Selatan bersiap untuk menyerang. Kim mengatakan AS prihatin dengan komentar provokatif. (ABCNews/OL-12)
RENCANA pengendalian bersama Selat Hormuz oleh Amerika Serikat dan Iran menjadi dinamika baru yang berpotensi mengubah peta kekuatan di Timur Tengah, di tengah konflik
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
Pemerintah Iran membantah keras klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait adanya pembicaraan penghentian perang.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf membantah adanya pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS).
Presiden Donald Trump mengatakan Selat Hormuz akan segera dibuka di bawah pengawasan AS dan Iran.
Hanya beberapa hari setelah pelantikan Presiden Donald Trump pada Januari 2025, serangkaian insiden kecelakaan pesawat fatal mengguncang kepercayaan publik terhadap sistem
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved