Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Selat Hormuz akan segera dibuka kembali. Kawasan itu direncanakan berada di bawah kendali bersama antara Amerika Serikat dan Iran, menyusul kemajuan dalam pembicaraan dengan Teheran.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut jalur pelayaran strategis Selat Hormuz akan segera kembali beroperasi setelah sempat lumpuh akibat konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Trump menyampaikan optimisme terkait pembukaan jalur tersebut jika proses negosiasi terus menunjukkan perkembangan positif.
"Itu akan dibuka segera. Akan dikendalikan bersama. Saya dan Ayatollah, siapa pun Ayatollah-nya, siapa pun Ayatollah berikutnya," ujar Trump sebagaimana dikutip dari CNN.
Trump juga menyinggung dinamika kepemimpinan di Iran yang menurutnya mengalami perubahan seiring konflik berlangsung, menyusul serangan pada tahap awal yang disebutnya melemahkan jajaran elite negara tersebut.
Meski demikian, ia mengklaim pembicaraan yang berlangsung sepanjang akhir pekan mengarah pada meredanya ketegangan.
"Kami sedang berurusan dengan beberapa orang yang saya anggap sangat masuk akal, sangat solid. Orang-orang di dalam tahu siapa mereka, mereka sangat dihormati, dan mungkin salah satu dari mereka akan menjadi sosok yang tepat seperti yang kita cari," tutur Trump.
Konflik di kawasan tersebut sebelumnya menghentikan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz, jalur vital yang secara historis menangani sekitar 20% distribusi minyak global. Akibat situasi tersebut, ratusan kapal dilaporkan masih tertahan di kedua sisi perairan sempit itu. (Z-2)
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
Presiden AS Donald Trump mengeklaim adanya pembicaraan positif dengan pejabat tinggi Iran di tengah ketegangan perang. Benarkah deeskalasi segera terjadi?
PASAR saham dunia rontok pada Senin (23/3) sementara harga minyak melonjak tajam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan para pemimpin Iran saling lempar ancaman.
IRAN mengklaim mulai memungut biaya transit sebesar 2 juta dolar AS atau sekitar Rp32 miliar dari sejumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz
Perdana Menteri Keir Starmer dan Donald Trump bahas krisis Selat Hormuz. Harga minyak melonjak ke US$106 per barel akibat blokade Iran.
PM Jepang Sanae Takaichi menegaskan upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dan Iran.
Pemerintah Iran membantah keras klaim Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait adanya pembicaraan penghentian perang.
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf membantah adanya pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS).
Hanya beberapa hari setelah pelantikan Presiden Donald Trump pada Januari 2025, serangkaian insiden kecelakaan pesawat fatal mengguncang kepercayaan publik terhadap sistem
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump melontarkan tudingan keras kepada Presiden Israel Isaac Herzog terkait janji pengampunan bagi Benjamin Netanyahu yang disebut tidak pernah ditepati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved