Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Utara (Korut) mengaku enggan menabuh genderang perang dengan negara tetangga, Korea Selatan (Korsel). Meski begitu, Pyongyang siap meluncurkan senjata nuklir jika Seoul menempuh jalan konfrontasi militer.
"Jika Korsel memilih konfrontasi militer atau melakukan serangan pendahuluan, kekuatan nuklir Korut harus menyerang," kata saudari Presiden Korut Kim Jong Un, Kim Yo Jong.
Ia mengaku terpancing dengan psywar atau perang urat syaraf yang dilancarkan Menteri Pertahanan Korsel Suh Wook, yang menyatakan Korsel memiliki berbagai rudal dengan jarak tembak, akurasi, dan kekuatan yang signifikan, dengan kemampuan untuk secara akurat dan cepat mengenai target apa pun di Korut.
Baca juga: Korut Kecam Menhan Korsel Soal Serangan Rudal ke Pyongyang
Sebelumnya, Kim Jong Un mengatakan Pyongyang menentang perang karena dapat menghancurkan semenanjung Korea. Pihaknya juga tidak menempatkan Korsel sebagai ancaman atau musuh.
"Dengan kata lain, jika tentara Korsel tidak melancarkan aksi militer terhadap negara kami, itu tidak akan dianggap sebagai target serangan kami," katanya.
"Tetapi jika Korsel, untuk alasan apa pun - apakah itu dibutakan oleh salah paham atau alasan lainnya sehingga memilih tindakan militer seperti seperti digembar-gemborkan oleh Suh Wook, Korsel yang akan menjadi target."
Jika militer Korsel, kata dia, melanggar bahkan satu inci wilayah Korut, hal itu akan dibalas dengan serangan mengerikan.
"Ini bukan hanya ancaman. Ini adalah penjelasan rinci tentang reaksi kami terhadap kemungkinan tindakan militer sembrono oleh Korsel," tegas Kim. (CNA/OL-1)
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.
Di drakor ini, Kim Seon-ho memerankan karakter bernama Joo Ho-jin. Ho-jin merupakan penerjemah multibahasa yang ditugaskan sebagai penerjemah untuk bintang top Cha Mu-hee (Go Youn-jung).
Pengadilan Seoul akan membacakan vonis terhadap mantan Presiden Yoon Suk Yeol atas tuduhan menghalangi penyidikan terkait deklarasi darurat militer 2024.
Korea Selatan dilanda tren "Dubai Chewy Cookie". Terinspirasi dari cokelat viral Dubai, hidangan penutup ini laku keras berkat pengaruh K-Pop dan visual yang menggoda.
Jaksa khusus menuntut hukuman mati bagi mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol terkait upaya pemberontakan melalui deklarasi darurat militer yang gagal.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Kim Yo Jong memperingatkan Amerika Serikat agar tidak mengejar denuklirisasi Korea Utara.
Bagi kalian yang kerap menonton drama korea, Seo Yea Ji dan Bae Suzy masuk kategorisasi artis korea wanita tercantik pada tahun ini.
Kementerian Pertahanan Korea Utara mengatakan AS telah mengintensifkan aktivitas mata-mata di wilayah udara laut Laut Timur. Korut mengancam akan menembak jatuh pesawat mata-mata itu.
Kim Yo Jong mengatakan negaranya akan menampilkan lebih banyak kekuatan militer sebagai tanggapan atas perjanjian pencegahan nuklir AS-Korea Selatan yang baru.
Kritik Kim Yo Jong muncul ketika Korea Selatan beserta sekutunya, termasuk Amerika Serikat, tengah mempertimbangkan sanksi baru terhadap Korea Utara.
Pernyataan Kim Yo Jong itu dilontarkan menanggapi pernyataan Seoul bahwa mereka berencana menjatuhkan sanksi baru bagi Korut terkait serangkaian uji coba rudal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved