Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK Woori Saudara (BWS) memperkuat layanan lintas negara untuk mendukung kebutuhan perbankan warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal, bekerja, atau beraktivitas di Korea Selatan. Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan layanan keuangan yang praktis dan terintegrasi, termasuk kemudahan akses perbankan sejak sebelum keberangkatan.
BWS menghadirkan WBK Pre-Registration Service, layanan pra-registrasi digital yang memungkinkan calon nasabah menyelesaikan proses administrasi awal sebelum mengakses layanan perbankan di Korea Selatan. Melalui layanan tersebut, pembukaan rekening dan akses layanan di cabang menjadi lebih praktis ketika nasabah sudah berada di negara tujuan.
Inisiatif ini juga didukung posisi BWS sebagai bagian dari grup perbankan Korea yang memiliki jaringan internasional. Keterhubungan layanan antara Indonesia dan Korea Selatan disebut dapat menciptakan kesinambungan layanan, baik untuk kebutuhan individu seperti pembukaan rekening dan transaksi harian, maupun untuk mendukung aktivitas finansial yang lebih luas.
Analis Ajaib Sekuritas, Rizal Rafly, menilai layanan tersebut adaptif terhadap pola mobilitas masyarakat yang semakin tinggi.
“Kehadiran bank yang memiliki konektivitas dengan sistem keuangan Korea memberi nilai tambah bagi WNI karena proses adaptasi finansial bisa dilakukan lebih cepat. Ini bukan hanya soal pembukaan rekening, tetapi juga kemudahan akses transaksi dan layanan dasar sejak awal tinggal di sana,” ujarnya.
Menurut Rizal, digitalisasi proses administrasi menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan efisiensi layanan.
“Layanan berbasis pra-registrasi mencerminkan arah transformasi perbankan yang semakin mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan integrasi lintas negara, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas internasional,” katanya.
Dari sisi kinerja, hingga akhir kuartal III-2025 BWS mencatat aset Rp 59,6 triliun per September 2025, meningkat dibanding posisi akhir 2024 sebesar Rp 58,7 triliun. Dari total aset tersebut, penyaluran kredit tercatat Rp 46,1 triliun, relatif stabil dibanding Rp 46,88 triliun pada akhir 2024.
Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun mencapai Rp 32,42 triliun pada akhir September 2025, tumbuh 3% secara tahunan (year on year) dari Rp 31,54 triliun. Likuiditas BWS juga didukung pembiayaan sekitar Rp 12 triliun, yang sebagian besar berasal dari induk usaha. (Z-10)
Bank Woori Saudara menyalurkan bantuan berupa paket bahan kebutuhan pokok untuk mendukung kebutuhan berbuka puasa dan sahur bagi masyarakat prasejahtera.
BWS menegaskan komitmennya untuk memperkuat daya saing bisnis pada 2026. Salah satu strategi yang diperkuat adalah optimalisasi penghimpunan Dana Pihak Ketiga.
Bank Woori Saudara (BWS) perkuat inovasi digital dengan fitur cross-border cardless withdrawal dan mobile banking, meningkatkan layanan transaksi nasabah.
Penandatanganan MoU ini berlangsung di Hutan Kota by Plataran, Jakarta dan dihadiri oleh Mr. Kim Eungcul, CEO Bank Woori Saudara, Bapak Armad Hermawan, Direktur Utama Artajasa.
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906, Tbk. melalui program CSR “Menanam Harapan, Menjaga Kehidupan” menanam 750 bibit mangrove di Karawang.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti memberikan catatan atas rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan
Unduhan Netflix di Korea Selatan melonjak hingga 136 ribu dalam sepekan setelah konser livestream BTS di Seoul, mencetak rekor baru.
Analisis mendalam manfaat pemberian Keris Bali dan koin tradisi (Pis Bolong) oleh Presiden Prabowo kepada Presiden Korea Selatan sebagai instrumen diplomasi budaya.
Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan hasil kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan investasi Rp574 triliun.
Prabowo bertemu idol Indonesia Carmen H2H di Korea Selatan, tampil kompak dengan pose finger heart dalam momen diplomasi yang menyita perhatian publik.
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan membuahkan komitmen investasi besar hingga mencapai Rp574 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved