Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
Korea Utara mengatakan pada Jumat (19/5) bahwa pihaknya mencapai "hasil bagus" dalam memerangi wabah Covid-19 yang pertama dialami negara tersebut.
Korut diyakini belum memvaksinasi satu pun warga mereka dan juga tidak memiliki obat-obatan memadai untuk menangani pasien covid-19 seperti di banyak negara lain.
Kim, sejauh ini, mengkritik keras pejabat kesehatan atas apa yang disebutnya sebagai respons yang gagal terhadap pencegahan epidemi.
Media juga merekomendasikan pasien untuk menggunakan ramuan rumahan seperti berkumur air garam, minum teh lonicera japonica atau teh daun willow tiga kali sehari.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengecam lemahnya respons dalam mengatasi pandemi covid-19 di negaranya.
Korea Utara, pada Senin, melaporkan delapan kematian lagi akibat "demam" setelah baru-baru ini mengumumkan kasus covid-19 pertamanya.
Korea Utara melaporkan 15 kematian tambahan akibat "demam" pada Minggu (15/5) setelah negara itu baru-baru ini mengumumkan kasus covid-19 pertamanya dan memerintahkan penguncian nasional.
"Pada 13 Mei, sebanyak 174.440 ribu kasus baru demam dilaporkan secara nasional. Sebanyak 81.430 telah sembuh dari 21 meninggal dunia."
"Enam orang meninggal, salah satunya dites positif untuk sub-varian BA.2 dari omikron,"
Dengan 25 juta warga Korut belum divaksinasi covid-19, fasilitas kesehatan Korut yang ringkih terancam kewalahan menghadapi wabah virus korona itu.
Korea Utara (Korut) mengonfirmasi kasus covid-19 pertama dan mengumumkan keadaan darurat. Presiden Korut Kim Jong Un berjanji akan membasmi virus korona tersebut dengan segala cara.
Negara miskin berkekuatan nuklir itu tidak pernah mengakui adanya kasus covid-19 sejak awal pandemi pada 2020.
Korea Utara (Korut) secara resmi mengkonfirmasi kasus Covid-19 sub varian omikron BA.2 pertamanya pada Kamis (12/5) di Pyongyang.
Yoon Suk-yeol mengatakan akan mempertimbangkan untuk mengirim bantuan ekonomi yang signifikan ke Korea Utara, tetapi hanya jika Pyongyang menghentikan program nuklirnya.
Dalam pidato pelantikannya, dia mengaku akan mempertimbangkan mengirimkan bantuan ekonomi untuk Korut jika Pyongyang telah meninggalkan program nuklir mereka.
Pemerintah AS berupaya mendorong dewan beranggotakan 15 negara itu untuk memperkuat sanksi terhadap Korut.
Itu merupakan peluncuran rudal keduanya dalam tiga hari setelah Amerika Serikat memperingatkan bahwa Pyongyang dapat bersiap untuk uji coba nuklir.
Korea Utara (Korut) kembali menembakkan rudal balistik pada Rabu (4/5), kata militer Korea Selatan (Korsel).
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un meminta militerny untuk meningkatkan kekuatan dalam segala hal.
"Kekuatan nuklir, simbol kekuatan negara kita dan inti dari kekuatan militer kita, harus terus diperkuat."
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved