Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Gejala bisa dirasakan jika tumor sudah mengenai selaput paru, yang pertama adalah batuk-batuk dan sesak napas yang tidak bisa diidentifikasi sebagai penyebab penyakit lain.
Kanker paru dapat diobati. Dokter akan menentukan yang paling sesuai tergantung jenis dan penyebarannya, ada pembedahan, kemoterapi, radioterapi, terapi target, dan imunoterapi.
Gejala-gejala yang tampak sepele seperti batuk berkepanjangan dan sesak napas ternyata bisa menjadi tanda awal kanker paru yang berbahaya.
Dokter spesialis pulmonologi dan kedokteran respirasi Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Minggu dr. Ririen Razika Ramdhani MARS, Sp. P.FAPSR FISR mengatakan ada beberapa gejala kanker paru.
Kanker paru-paru diketahui menjadi salah satu jenis kanker yang paling sering terjadi pada pria. Lalu kenapa pria lebih sering terkena kanker paru-paru? Mari simak penjelasannya.
Kanker paru merupakan salah satu kanker dengan jumlah kematian tertinggi di dunia. Faktor utama risiko kanker paru adalah kebiasaan merokok.
Prosedur Ebus memberi gambaran akurat mengenai kondisi paru-paru serta memungkinkan dokter mengambil sampel jaringan guna diperiksa lebih lanjut di laboratorium.
Low Dose CT scan Thorax merupakan metode deteksi dini kanker paru yang efektif relatif aman karena dosis radiasinya hanya 1/7 dari CT scan biasa.
Meningkatnya angka kasus ini salah satunya karena meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri.
Penggunaan asbes sebagai bahan atap rumah dapat memiliki dampak yang berbahaya bagi kesehatan
Pada 2020 tercatat ada 34.783 kasus kanker paru, dengan angka kematian yang meningkat hingga 18% dibandingkan 2018.
Kenapa rokok sumber dari penyakit kanker paru? Karena semua isinya bahan kimia. Jadi hanya kenikmatan sementara tapi bisa menimbulkan kesulitan seumur hidup.
Serplulimab merupakan produk imunoterapi inovatif dan dikombinasikan dengan kemoterapi untuk pengobatan lini pertama kanker paru-paru sel kecil stadium ekstensif.
Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Kanker (RSK) Dharmais, Jakarta, Mariska Pangaribuan, mengugnkapkan perokok pasif memiliki risiko terkena kanker paru hingga empat kali lipat.
Kanker paru merupakan penyakit dengan prognosis paling buruk, yaitu rendahnya angka tahan hidup dibandingkan dengan jenis kanker lainnya.
Di Indonesia, kanker paru menduduki peringkat ketiga dengan pasien terbanyak setelah kanker payudara dan kanker serviks.
WHO menyebutkan bahwa rokok elektrik dapat menghasilkan bahan berbahaya yang sebagian mungkin dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan paru
Anak-anak sekolah di bawah umur yang terpapar rokok meningkatkan risiko mereka untuk mengembangkan kanker paru di masa depan.
Kanker, yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia, memiliki berbagai faktor pemicu, seperti pola hidup yang tidak sehat dan faktor genetik.
"Ada faktor genetik, lalu mulai merokok di usia yang masih muda dan lainnya. Lalu, kapan harus ke dokter? Kalau memiliki faktor risiko atau bahkan batuk kronik,"
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved