Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden terpilih Iran Ebrahim Raisi, pada Senin (21/6), mengatakan bahwa dia tidak akan membiarkan negosiasi nuklir demi negosiasi dengan Amerika Serikat.
Raisi, seorang ulama ultrakonservatif yang mengepalai peradilan Iran, akan menggantikan Presiden moderat Hassan Rouhani pada Agustus.
Erdogan mengatakan dia yakin kerja sama antara kedua negara akan semakin diperkuat dan dia siap bekerja sama dengan Raisi.
Ulama Ebrahim Raisi dipandang dekat dengan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang memegang kekuasaan politik tertinggi di Iran.
Iran mengatakan Ebrahim Rais adalah presiden paling ekstrem dan berkomitmen untuk segera memajukan program nuklir Teheran.
Rusia menyebutnya sebagai tanda stabilitas regional yang lebih besar tetapi yang lain mencelanya sebagai lelucon.
Amnesty menyerukan negara-negara anggota Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk mengambil langkah-langkah nyata untuk mengatasi krisis impunitas sistematis di Iran.
Di tempat kedua dengan selisih lebar ialah ultrakonservatif Mohsen Rezai, mantan komandan Korps Pengawal Revolusi Islam, yang meraih 11,8%.
Bagi pendukung setianya, dia harapan terbaik Iran untuk melawan Barat dan membawa bantuan dari krisis ekonomi yang mendalam.
ultrakonservatif Ebrahim Raisi memenangi pemilihan presiden (pilpres) Iran dengan mayoritas suara, menurut pengumuman resmi pertama di TV pemerintah Iran.
Setelah kampanye yang lesu, jumlah pemilih diperkirakan akan turun ke titik terendah baru di negara yang kelelahan oleh sanksi ekonomi AS.
Kepala kehakiman ultrakonservatif Ebrahim Raisi, 60, dipandang sebagai favorit setelah politisi terkemuka lain dilarang mencalonkan diri.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2019, tercatat ada 10.440 wisatawan Iran yang berkunjung ke Indonesia.
Pada usia 20 tahun, ia diangkat menjadi jaksa untuk distrik Karaj dan kemudian Provinsi Hamadan. Sebelum 1985 ia dipromosikan menjadi wakil jaksa Teheran.
Pesan-pesan yang berisi seruan untuk perdamaian dan keamanan di kawasan itu sangat kontras dengan yang datang dari penentang Israel.
Beberapa analis mengatakan tidak mungkin ada kesepakatan yang akan dibuat sebelum pemilu selesai.
Di kualifikasi Zona Asia untuk Piala Dunia 2022,Timnas Australia memetik kemenangan 3-0 atas Nepal, Jumat, (11/6) waktu setempat.
Dia menyalahkan sanksi ilegal AS atas keterlambatan dalam menyelesaikan utang.
Blumenthal mengatakan kapal-kapal itu, Makran dan Sahand, dianggap membawa senjata yang akan memenuhi kesepakatan yang dibuat Iran dan Venezuela setahun lalu.
Kubu konservatif Iran telah lama menyalahkan para reformis karena secara naif mempercayai Barat dalam menyetujui kesepakatan nuklir.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved