Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 28 Oktober 2025, dibuka melemah 34,33 poin atau 0,42 persen ke posisi 8.082.82.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memproyeksi indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan menuju level 8.400. Ini akan ditopang masuknya arus modal asing.
Presiden Ke-8 RI itu menilai, capaian tersebut mencerminkan kepercayaan investor dan pelaku pasar terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Rabu, 15 Oktober 2025, dibuka menguat 40,78 poin atau 0,51% ke posisi 8.107,30.
Spread SBN terhadap US Treasury terus menyempit, mencerminkan risiko kurs dan risiko negara yang terkelola.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Senin 13 Oktober 2025, dibuka melemah 88,21 poin atau 1,07% ke posisi 8.169,65.
IHSG berpotensi terkoreksi pekan ini akibat tekanan eksternal, termasuk rencana tarif 100% AS terhadap Tiongkok.
IHSG, nilai kapitalisasi pasar, dan juga rata nilai transaksi harian, membukukan rekor tertinggi atau all time high. Pasar modal domestik pada September 2025 mencatatkan kinerja yang positif.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan keyakinan tinggi terhadap arah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dinilainya akan terus menanjak.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memproyeksikan Indeks Harga Saham Habungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan menuju level resisten 8.168 pada pekan ini.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) menutup perdagangan selama sepekan terakhir dengan penguatan tipis sebesar 0,23% ke level 8.118,301.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 2 Oktober 2025, dibuka menguat 26,61 poin atau 0,33% ke posisi 8.070.43.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 1 Oktober 2025, dibuka menguat 8,88 poin atau 0,11% ke posisi 8.069,94.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Senin 29 September 2025, dibuka naik 40,25 poin atau 0,50% ke level 8.139,58.
Meskipun IHSG berhasil mencetak rekor tertinggi, penguatan tersebut dinilai masih bersifat spekulatif.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Kamis, 25 September 2025, dibuka melemah 61,80 poin atau 0,76% ke posisi 8.064,76.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada perdagangan Rabu, 24 September 2025, dibuka menguat 36,08 poin atau 0,44% ke posisi 8.161,28.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa, 23 September 2025, dibuka menguat 26,26 poin atau 0,33% ke posisi 8.066,30.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Senin 22 September 2025, dibuka menguat 31,14 poin atau 0,39 persen ke posisi 8.082,26.
Tren kenaikan indeks harga saham gabungan (IHSG) berlanjut. Pada akhir pekan lalu, IHSG ditutup pada rekor tertinggi baru di level 8.051,1 atau naik 0,53%.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved