Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Ekonom Sebut Dampak Penguatan IHSG Bersifat Ganda

Naufal Zuhdi
08/1/2026 12:52
Ekonom Sebut Dampak Penguatan IHSG Bersifat Ganda
Ilustrasi(Antara)

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) (Indef), M. Rizal Taufikurahman menyatakan bahwa IHSG yang mendekati level 9.000 mencerminkan ekspektasi pasar finansial yang sangat optimis terhadap prospek laba korporasi, likuiditas domestik, dan keberlanjutan stimulus kebijakan, khususnya di tengah suku bunga global yang mulai stabil.

“Level ini bukan semata cerminan kekuatan ekonomi riil, melainkan juga hasil dari re-rating aset finansial, dominasi investor institusional, dan konsentrasi kenaikan pada saham-saham berkapitalisasi besar,” kata Rizal, Kamis (8/1).

Kendati demikian, dirinya mengingatkan bahwa apabila IHSG benar-benar menembus 9.000, dampaknya bersifat ganda yakni di satu sisi memperkuat wealth effect dan kepercayaan pelaku pasar, namun di sisi lain meningkatkan risiko koreksi apabila tidak diimbangi oleh perbaikan fundamental seperti pertumbuhan laba berbasis produktivitas, ekspor, dan investasi riil.

Dirinya jug menambahkan bahwa anomali antara penguatan IHSG dan rupiah yang masih tertekan menunjukkan bahwa arus modal yang masuk cenderung bersifat selektif dan jangka pendek, terkonsentrasi di pasar saham dan instrumen finansial, bukan pada investasi langsung atau arus valas yang memperkuat suplai devisa.

“Tekanan rupiah tetap bertahan karena faktor struktural seperti kebutuhan impor yang tinggi, repatriasi dividen, pembayaran utang luar negeri, serta preferensi investor global untuk menahan dolar di tengah ketidakpastian geopolitik. Hal ini menegaskan bahwa penguatan pasar saham tidak selalu sejalan dengan ketahanan eksternal, dan stabilitas rupiah tetap sangat bergantung pada kualitas neraca transaksi berjalan serta kredibilitas kebijakan makro,” pungkas Rizal. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya