Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

IHSG Hari Ini Kamis 8 Januari 2026: Dibuka Menguat, Dekati Level 9.000

Andhika Prasetyo
08/1/2026 09:52
IHSG Hari Ini Kamis 8 Januari 2026: Dibuka Menguat, Dekati Level 9.000
Ilustrasi(Antara)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Kamis, 8 Januari 2026, dengan langkah optimis di zona hijau. Indeks komposit dibuka menguat di level 8.946,70 dan langsung melanjutkan tren positifnya, mendekati level psikologis baru di angka 9.000.

Data perdagangan awal sesi menunjukkan IHSG hari ini sempat menyentuh level tertinggi intraday di 8.961, naik sekitar 0,19% hingga 0,23% dari penutupan sebelumnya. Penguatan ini terjadi di tengah sentimen pasar global yang cenderung bervariasi (mixed) dan ketegangan geopolitik yang kembali memanas.

Sebanyak 312 saham emiten terpantau menguat, memberikan dorongan signifikan bagi indeks, sementara 232 saham melemah dan 158 lainnya stagnan. Nilai transaksi di awal perdagangan tercatat cukup aktif, mencerminkan optimisme pelaku pasar domestik terhadap rilis data ekonomi dalam negeri.

Analisis Pasar: Sentimen Domestik vs Global

Pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi oleh tarik-menarik antara sentimen positif domestik dan tekanan eksternal:

  • Faktor Domestik: Pelaku pasar tengah menanti rilis realisasi APBN 2025 dan data cadangan devisa. Optimisme juga didorong oleh kinerja emiten perbankan dan energi yang solid.
  • Faktor Global: Bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan semalam (Dow Jones -0,94%, S&P 500 -0,34%), dipicu oleh komentar Presiden AS terkait industri pertahanan. Di Asia, indeks Nikkei 225 (Jepang) dan Hang Seng (Hong Kong) bergerak di zona merah, sementara Kospi (Korsel) mampu menguat.

Tabel Pergerakan Saham (Sesi Pembukaan)

Berikut adalah daftar saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi (Top Gainers) dan penurunan terdalam (Top Losers) pada awal perdagangan hari ini:

Top Gainers Top Losers
Kode Saham Perubahan Kode Saham Perubahan
BSIM (Bank Sinarmas) +20,92% VICI (Victoria Care) -14,62%
KOKA (Koka Indonesia) +20,28% LRNA (Eka Sari Lorena) -9,86%
IFSH (Ifishdeco) +15,95% INPC (Bank Artha Graha) -9,15%
ADRO (Adaro Energy) +7,96% INCO (Vale Indonesia) -7,11%
EMTK (Elang Mahkota) +3,88% NCKL (Trimegah Bangun) -5,00%

 

Sektor Penopang & Pemberat

 

Secara sektoral, kenaikan IHSG pagi ini dimotori oleh Sektor Energi (+0,65%) yang kembali bergairah seiring stabilnya harga komoditas, serta Sektor Kesehatan (+0,60%) dan Keuangan (+0,48%). Di sisi lain, tekanan datang dari Sektor Barang Baku yang terkoreksi cukup dalam, serta sektor transportasi dan infrastruktur yang bergerak di zona merah.

Analis memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak volatil dengan kecenderungan menguat terbatas, menguji level resistance di 8.970 – 9.000. Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap aksi profit taking wajar mengingat posisi indeks yang sudah berada di area All Time High (ATH).

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Media Indonesia tidak bertanggung jawab atas kerugian akibat keputusan investasi.

(E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya