Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa (6/1) dibuka di zona hijau, menguat 25,42 poin atau 0,29 persen ke posisi 8.884,62. Penguatan ini terjadi di tengah memanasnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela yang justru direspons dingin oleh pelaku pasar.
Dilansir dari Antara, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, memproyeksikan IHSG akan bergerak menguat terbatas dengan rentang support dan resistance di level 8.730-8.920.
Berikut adalah lima faktor utama yang membuat IHSG tetap kokoh di tengah ketidakpastian global, sebagaimana dirangkum dari analisis pasar terkini:
Berbeda dengan konflik geopolitik sebelumnya, pelaku pasar global kali ini cenderung mengabaikan ketegangan antara Washington dan Caracas. Optimisme terhadap pemulihan ekonomi global lebih mendominasi sentimen investor dibandingkan ketakutan akan perang.
"Pelaku pasar cenderung tidak peduli dengan situasi dan kondisi yang tengah terjadi antara AS dan Venezuela, seiring optimisme terhadap pemulihan ekonomi," ujar Nico dalam kajiannya di Jakarta.
Salah satu indikator utama kepanikan pasar adalah harga minyak. Namun, dalam konflik kali ini, harga minyak dunia terpantau tidak mengalami gejolak yang berarti. Cadangan minyak global dinilai masih terjaga dengan baik, sehingga kekhawatiran akan gangguan pasokan energi tidak terjadi secara signifikan.
Meski pasar saham tenang, tensi geopolitik tetap memicu kenaikan harga emas sebagai aset safe haven. Hal ini menjadi katalis positif bagi emiten pertambangan logam mulia di dalam negeri. Nico menyarankan investor untuk mulai mencermati saham-saham berbasis emas yang berpotensi mendulang cuan dari situasi ini.
Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari kebijakan fiskal pemerintah. Pemerintah resmi melanjutkan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian rumah tapak dan susun pada 2026. Kebijakan ini tertuang dalam PMK No. 90 Tahun 2025 yang berlaku mulai 1 Januari 2026.
Insentif 100 persen PPN DTP diberikan untuk rumah baru siap huni dengan harga maksimal Rp5 miliar (khusus untuk dasar pengenaan pajak hingga Rp2 miliar). Kebijakan ini diharapkan menjaga daya beli masyarakat dan mendongkrak kinerja emiten properti.
Fundamental ekonomi Indonesia tercatat solid. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan surplus neraca perdagangan sebesar 2,66 miliar dolar AS. Sementara itu, inflasi Desember 2025 terkendali di angka 0,64 persen (mtm) dan 2,92 persen (yoy).
Sentimen ini diperkuat oleh "efek menular" dari bursa global yang kompak menghijau. Wall Street ditutup menguat pada Senin (5/1), dengan Dow Jones naik 1,23 persen ke 48.977,49. Tren positif ini diikuti oleh bursa Asia pagi ini, di mana Nikkei Jepang naik 0,69 persen dan Hang Seng Hong Kong melonjak 1,45 persen.
Update harga emas hari ini 7 Februari 2026 di Pegadaian. Emas UBS melonjak ke Rp2,961 juta per gram dan Galeri 24 ke Rp2,946 juta per gram.
Update harga emas Antam hari ini 7 Februari 2026. Harga emas batangan naik Rp30.000 menjadi Rp2.920.000 per gram. Cek rincian harga dan buyback di sini.
Pakar Oxford Ian Goldin menilai permintaan emas global tetap kuat di tengah geopolitik dan pelemahan dolar AS.
Pantau harga emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 5 Februari 2026. Harga stabil setelah lonjakan tajam. Cek rincian harga per gram di sini.
Update harga emas Antam hari ini 5 Februari 2026. Harga emas batangan turun Rp17.000 menjadi Rp2.956.000 per gram. Cek tabel harga buyback dan satuan lengkap.
Sentimen global masih cukup kondusif bagi penguatan harga emas dalam jangka pendek.
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mendesak Presiden Prabowo untuk mengambil langkah kepemimpinan langsung dalam mereformasi sektor keuangan dan fiskal nasional.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan pada pekan ini (periode 2-6 Februari 2026).
IHSG hari ini Jumat 6 Februari 2026 berpotensi rebound ke level 8.328. Pantau analisis pasar modal dan update harga emas Antam yang merosot tajam.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.549.194 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,99 miliar lembar saham senilai Rp20,06 triliun.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia masih bergerak fluktuatif pada sesi awal perdagangan Kamis, 5 Februari 2026.
IHSG hari ini Kamis 5 Februari 2026 dibuka menguat 20,63 poin (0,28%) ke level 7.316,21. Cek analisis pergerakan saham dan indeks LQ45 di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved