Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Pada Mei tahun ini, tentara Israel berperang selama 11 hari melawan kelompok bersenjata Palestina di Jalur Gaza, yang menembakkan sekitar 4.400 proyektil ke arah negara Yahudi itu.
Sumber Hamas mengatakan tindakan keras itu merupakan salah satu buah dari koordinasi keamanan yang sedang berlangsung antara PA dan Israel.
Drama Selasa itu dipicu oleh Demokrat menghapus ketentuan yang awalnya termasuk dalam RUU untuk menjaga pemerintah federal mendanai peningkatan sistem pertahanan udara Israel.
Pada tahap pertama dari rencana tersebut, infrastruktur di Gaza - wilayah miskin berpenduduk 2 juta orang - akan menerima peningkatan yang sangat dibutuhkan.
Selama beberapa hari terakhir, warga Gaza telah berkumpul di dekat pagar keamanan, membakar ban, dan melemparkan bahan peledak ke pasukan Israel.
Kematian terjadi setelah gas dikirim ke terowongan dari sisi Mesir. Menurut sumber yang dekat dengan Hamas dengan syarat anonim, hal itu memicu keruntuhan yang menewaskan tiga pekerja.
KTT itu didahului oleh pertemuan terpisah antara pemimpin Mesir dengan Raja Abdullah II dan Abbas saat masalah Palestina dibahas.
Ia menyebut dampak langkah AS itu terhadap Pakistan dan perbatasan panjang (muslim syiah) Iran sekarang dengan negara suni radikal yang dijalankan oleh organisasi suni radikal.
SEKITAR 20 warga Palestina terluka dalam kerusuhan yang terjadi dengan pasukan Israel di perbatasan Gaza pada Rabu, menurut sumber-sumber medis.
Palestina mengatakan balon itu bertujuan menekan Israel agar melonggarkan pembatasan di Gaza dan mengizinkan bantuan untuk mencapai wilayah itu.
Dukungan Qatar dipandang sebagai jalur kehidupan penting bagi warga miskin Palestina yang tinggal di daerah kantong itu dalam diblokade Israel.
Dia salah satu dari ratusan anak-anak yang menurut PBB terluka selama pertempuran pada Mei antara Israel dan kelompok Islam Hamas yang menguasai daerah kantong Palestina.
Baru-baru ini, Hamas merilis foto pertemuan antara pemimpinnya, Ismail Haniyeh, dan delegasi dari Taliban.
Menurut Hamas, 69 anggota dan pendukung Palestina dan Yordania dijatuhi hukuman oleh pengadilan Saudi pada Minggu (8/8) dengan hukuman penjara mulai dari tiga hingga 21 tahun.
Hamas didirikan pada 1987 dan secara umum dipandang di dunia Arab sebagai gerakan perlawanan yang sah terhadap pendudukan Israel atas tanah Palestina.
Puluhan warga Palestina telah ditahan dan diadili di depan pengadilan terorisme sejak Februari 2019, termasuk pengusaha, akademisi, dan mahasiswa.
Menurutnya, Iran dan Hizbullah sedang mencoba untuk menjerat Israel. Ia memuji kesadaran warga Libanon yang sangat penting terhadap Hizbullah dan pengaruh Iran di negara mereka.
Haniyeh memperbarui Raisi tentang situasi di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas dan menggambarkan konsekuensi pertempuran dengan Israel pada Mei lalu.
Dipandang sebagai seorang pragmatis, Haniyeh telah memimpin biro politik Hamas sejak 2017, meski tinggal di pengangsian, di Turki dan Qatar.
Minggu pagi, petugas pemadam kebakaran Israel mengatakan mereka memadamkan api semak di tiga titik di daerah kecil di wilayah Eshkol.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved