Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGADILAN Arab Saudi menghukum perwakilan Hamas di Arab Saudi, Mohammed al-Khoudary, 15 tahun penjara. Putranya, Hani, dijatuhi hukuman tiga tahun, menurut agen Anadolu.
Kantor berita Turki itu mengutip Abd al-Majid, saudara laki-laki Khoudary, yang mengatakan bahwa hukuman terhadapnya termasuk pengampunan selama setengah masa hukuman (tujuh setengah tahun).
Khoudary yang berusia 82 tahun ialah pemimpin veteran Hamas yang bertanggung jawab untuk mengelola hubungan dengan Arab Saudi selama dua dekade.
Khoudary telah lama memiliki hubungan dengan keluarga kerajaan Saudi dan badan-badan keamanan. Ia merupakan saluran untuk pembicaraan tidak langsung mereka dengan Hamas sebelum ditahan pada April 2019.
Amnesty International sebelumnya mengatakan bahwa keluarga Khoudary tidak diizinkan mengakses pengacara selama dalam tahanan.
Pihak berwenang Saudi belum mengomentari putusan pada Minggu (8/8).
Putusan itu dijadwalkan akan diumumkan pada Oktober tetapi diajukan. Keputusan itu disambut baik oleh pemimpin Hamas Ismail Haniyeh yang menyatakan harapan bahwa itu akan mencakup pembebasan semua warga Palestina yang ditahan sambil menunggu kasus tersebut.
Dia mengimbau Arab Saudi untuk membebaskan para tahanan berdasarkan posisi historis kerajaan dan Penjaga Dua Masjid Suci untuk mendukung rakyat Palestina dan tujuan mereka yang adil.
Hamas didirikan pada 1987 dan secara umum dipandang di dunia Arab sebagai gerakan perlawanan yang sah terhadap pendudukan Israel atas tanah Palestina. Namun Israel dan Amerika Serikat menganggapnya sebagai kelompok teroris.
Sejumlah pendiri dan rekan dekatnya telah tinggal di kerajaan itu. Kampanye donasi besar diluncurkan untuk gerakan tersebut. Beberapa kampanye itu memperoleh restu resmi Saudi.
Baca juga: Saudi Hukum 69 Tahanan Palestina dan Yordania karena Dukung Hamas
Namun hubungan kerajaan dengan faksi yang berbasis di Gaza tampaknya telah memburuk sejak pemilihan presiden AS Donald Trump, seorang pendukung setia Israel, dan munculnya Mohammed bin Salman sebagai putra mahkota Arab Saudi. (MEE/OL-14)
Penurunan produksi di tiga negara pertama sekitar seperlima dari total produksi Januari mereka, dan di Irak mencapai 70%, menurut laporan tersebut.
KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait kepulangan sejumlah jemaah umrah Indonesia yang tertahan di Arab Saudi.
Senator AS Lindsey Graham ancam putus kerja sama pertahanan jika Arab Saudi menolak gabung perang Iran. Riyadh dan UEA tegaskan wilayahnya tak boleh dipakai menyerang.
Departemen Luar Negeri AS mewajibkan diplomat non-darurat meninggalkan Arab Saudi menyusul serangan drone. Inggris turut siapkan penerbangan evakuasi dari Dubai.
Iran bantah serang Kedubes AS di Riyadh. Pangeran Turki al-Faisal sebut konflik Iran-Israel sebagai pengalihan isu atas tindakan kriminal Israel di Palestina.
Mereka juga menegaskan kembali komitmen mereka untuk mencegah wilayah Irak digunakan sebagai titik awal serangan terhadap negara-negara tetangga.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Dari jumlah tersebut, 60 situs terletak di Teheran, 19 di Isfahan, dan 12 di provinsi Kurdistan barat laut.
Iran menyatakan telah menyerang pangkalan AS Victoria di Irak, pangkalan udara Ali al-Salem di Kuwait, pangkalan udara Prince Sultan di Arab Saudi,
Kementerian Warisan Budaya Iran melaporkan 108 situs bersejarah rusak akibat serangan AS-Israel, termasuk Istana Golestan di Teheran dan situs UNESCO di Isfahan.
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu klaim Ali Larijani tewas dalam serangan di Teheran. Kematian tokoh kunci ini jadi pukulan telak bagi rezim Iran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved