Rabu 22 September 2021, 13:12 WIB

Demokrat AS Dikecam akibat Tolak Bantuan untuk Iron Dome Israel

Mediaindonesia.com | Internasional
Demokrat AS Dikecam akibat Tolak Bantuan untuk Iron Dome Israel

AFP/Anna Moneymaker.
Steny Hoyer.

 

KELOMPOK sayap kiri Demokrat Amerika Serikat mendapat kecaman keras pada Selasa (21/9). Pasalnya, mereka dilaporkan berjanji untuk membatalkan pengeluaran jangka pendek atas alokasi US$1 miliar untuk sistem pertahanan rudal Iron Dome milik Israel.

Pimpinan partai itu bersumpah tidak akan ada gangguan dalam pendanaan. Akan tetapi itu dikatakan setelah diprotes Partai Republik karena dianggap menyerah pada anti-Semit di sayap kiri mereka.

Steny Hoyer, pemimpin Demokrat yang mayoritas di Dewan Perwakilan Rakyat, mengatakan akan ada pemungutan suara sebelum akhir minggu ini yang akan mendanai sepenuhnya Iron Dome. Dia menambahkan dia telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid dan meyakinkannya bahwa RUU itu akan terwujud.

Dia mengatakan DPR akan menggunakan prosedur dipercepat yang dikenal sebagai RUU penangguhan yang mengharuskan RUU disetujui oleh dua pertiga dari anggota yang hadir atau suara lisan dengan suara bulat. Senat kemudian harus mengadopsinya.

Drama Selasa itu dipicu oleh Demokrat menghapus ketentuan yang awalnya termasuk dalam RUU untuk menjaga pemerintah federal mendanai peningkatan sistem pertahanan udara Israel. Perubahan itu terjadi setelah sekelompok perwakilan sayap kiri keberatan dengan alokasi tersebut, media AS melaporkan. Mereka mengancam akan menghentikan RUU itu ketika akan dilakukan pemungutan suara pada Selasa malam.

Namun pertikaian itu pada akhirnya tampak seperti badai dalam cangkir teh. Itu menggarisbawahi bahwa kaum progresif menjadi semakin skeptis terhadap bantuan tanpa pamrih kepada sekutu utama Amerika di Timur Tengah itu. Langkah itu hanya beberapa bulan setelah berakhirnya kelompok sayap kanan garis keras Benjamin Netanyahu di tahun perdana. 

Beroperasi selama satu dekade, Iron Dome telah mencegat dan menghancurkan ribuan roket jarak pendek dan peluru artileri yang diluncurkan oleh gerilyawan Hamas dari Gaza sebelum mereka dapat menghantam daerah-daerah berpenduduk, kata para pejabat Israel.

Pemimpin Partai Republik Kevin McCarthy mengecam Demokrat karena menyerah pada pengaruh anti-Semit dari anggota radikal mereka. Tuduhan yang digemakan oleh Senator Texas yang konservatif, Ted Cruz, mendesak jajaran Demokrat untuk mencela kepemimpinan partai.

Baca juga: Bendera Palestina Berkibar Pertama Kali di Parlemen Denmark

Dean Phillips, seorang anggota kongres Demokrat dari Minnesota, men-tweet bahwa dia tidak percaya bahwa rekan-rekannya akan mengambil risiko terhadap pemerintah daripada membela salah satu sekutu terpenting mereka dan satu-satunya negara Yahudi di dunia dari roket Hamas. (AFP/OL-14)

Baca Juga

Antara

Penyanyi Malaysia dan Australia Diblokir Media Sosial Tiongkok

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 21:45 WIB
Penyanyi Malaysia dan Australia dihilangkan dari platform media sosial Tiongkok, Minggu (17/8), setelah merilis sebuah lagu yang dianggap...
AFP/TIm Sloan

Eks Menlu AS Colin Powell Meninggal Karena Covid-19 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:46 WIB
"Kami kehilangan suami, ayah, kakek, dan seorang warga AS yang hebat," kata pihak keluarga Powell dalam postingan di media...
Dok. Kemenkominfo

Wujudkan Komunitas Digital ASEAN, Ini 4 Langkah Indonesia 

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 20:01 WIB
"Indonesia menyuarakan dukungannya terhadap penyusunan ASEAN Leaders’ Statement on Digital Transformation yang diinisiasi oleh...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya