Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Prabowo Janjikan Iklim Investasi Indonesia Terjaga kepada Kamar Dagang AS

Andhika Prasetyo
19/2/2026 09:48
Prabowo Janjikan Iklim Investasi Indonesia Terjaga kepada Kamar Dagang AS
Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Kamar Dagang Amerika Serikat (USCC), US-ASEAN Business Council (USABC), dan US-Indonesia Society (USINDO).(Antara)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjaga iklim investasi tetap kondusif saat berbicara di hadapan para pelaku usaha Amerika Serikat yang tergabung dalam Kamar Dagang AS (USCC), US-ASEAN Business Council (USABC), dan US-Indonesia Society (USINDO).

Dalam pidatonya pada forum Business Summit di Washington DC, Prabowo menjelaskan bahwa stabilitas ekonomi dan politik, kepastian hukum, serta upaya pemberantasan korupsi dan praktik kartel menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan investasi yang sehat. Ia menegaskan bahwa investor membutuhkan situasi yang stabil dan dapat diprediksi.

"Tidak ada satu pun yang akan berinvestasi di situasi atau di iklim yang serba tidak pasti, tidak stabil, atau bahkan kacau balau. Kami (Indonesia) cukup beruntung karena Indonesia cukup stabil dalam jangka waktu yang panjang, situasinya cukup damai. Kami pun melanjutkan kebijakan politik luar negeri bebas aktif, (kami) menghormati seluruh negara adidaya," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan prinsip diplomasi dan politik yang ia pegang, yaitu membangun sebanyak mungkin hubungan baik. Ia menyebutkan pepatah 1.000 kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak sebagai landasan pendekatan Indonesia, baik dalam hubungan luar negeri maupun dinamika politik domestik. Menurutnya, kompetisi tetap diperlukan, namun kolaborasi dan kompromi harus menjadi prioritas setelahnya demi kepentingan yang lebih luas.

"Negara dengan level perkembangan seperti Indonesia harus mengutamakan kompromi, kerja sama dan kolaborasi antarelite di negara kami. Kompetisi harus ada, tetapi kolaborasi dan kerja sama untuk kepentingan lebih banyak orang perlu diutamakan," katanya.

Selain itu, Presiden menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih, kepastian hukum, serta disiplin fiskal dalam pengelolaan keuangan negara.

Ia juga mengungkapkan bahwa investasi asing yang masuk ke Indonesia pada tahun lalu mencapai 53 miliar dolar AS, yang menurutnya mencerminkan kepercayaan terhadap stabilitas dan potensi ekonomi Indonesia.

Dalam forum tersebut, Prabowo turut memperkenalkan Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai sovereign wealth fund Indonesia, sekaligus memaparkan berbagai peluang investasi serta program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan digitalisasi pendidikan melalui distribusi papan tulis pintar di sekolah-sekolah. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya