Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Literasi Investasi Meningkat, Program Edukasi Keuangan Dorong Diversifikasi Aset

Ihfa Firdausya
11/3/2026 21:10
Literasi Investasi Meningkat, Program Edukasi Keuangan Dorong Diversifikasi Aset
ilustrasi(Cermati)

Peningkatan harga emas dalam beberapa waktu terakhir kembali memicu minat masyarakat terhadap investasi, terutama pada instrumen yang dinilai relatif aman atau safe haven. Meski demikian, para ahli keuangan menilai efektivitas investasi tidak hanya bergantung pada satu jenis instrumen.

Perencanaan keuangan yang sehat tetap membutuhkan strategi pengelolaan aset yang komprehensif, termasuk melalui diversifikasi investasi untuk mengurangi risiko sekaligus memaksimalkan potensi pertumbuhan nilai aset. Melihat tren tersebut, Cermati Fintech Group melalui layanan Cermati Invest kembali menggelar program edukasi finansial bertajuk Cermatalks. Dalam penyelenggaraan kali ini, program tersebut menggandeng PT Supra Boga Lestari Tbk yang dikenal sebagai pengelola jaringan supermarket premium Ranch Market.

Melalui sesi diskusi bertema Smart Money: Manage Better, Grow Faster, para peserta diajak memahami cara mengelola keuangan secara lebih efektif sekaligus memanfaatkan berbagai instrumen investasi untuk tujuan jangka panjang.

Direktur Cermati Invest, Darwin Soesanto, menekankan pentingnya peningkatan literasi finansial agar masyarakat dapat mengambil keputusan investasi secara lebih bijak.

“Melalui program Cermatalks, fokus kami adalah membekali peserta dengan pemahaman tentang bagaimana mengelola keuangan dengan lebih baik agar aset yang dimiliki dapat tumbuh lebih cepat dan optimal,” ujar Darwin.

Ia menambahkan, edukasi finansial diharapkan dapat membantu masyarakat memahami cara memilih produk keuangan yang sesuai dengan tujuan masa depan mereka.

Dalam sesi diskusi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya membangun strategi keuangan yang memiliki lapisan perlindungan aset. Selain investasi pada instrumen seperti saham dan reksa dana, diskusi juga membahas manajemen risiko melalui tabungan deposito serta pemanfaatan teknologi digital untuk investasi emas secara praktis.

Pendekatan tersebut membantu peserta memahami kapan waktu yang tepat untuk melakukan diversifikasi aset sehingga kekayaan yang dimiliki tetap produktif sekaligus terlindungi dari risiko inflasi.

Kegiatan edukasi finansial tersebut mendapat respons positif dari peserta. Salah satunya disampaikan oleh karyawan Ranch Market, Ramos Mangihut, yang menilai program tersebut memberikan wawasan baru tentang pengelolaan keuangan pribadi.

“Cermatalks benar-benar membuka wawasan saya tentang cara mengelola keuangan secara lebih sehat dan tepat. Kami jadi lebih paham mengatur arus kas pribadi dan mulai berani mempertimbangkan investasi sesuai profil risiko,” katanya.

Program Cermatalks sendiri merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Cermati Fintech Group untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan finansial yang inklusif.

Sementara itu, layanan investasi Cermati Invest dikelola oleh PT Artha Investa Teknologi yang menyediakan layanan investasi dengan dukungan manajer investasi profesional. Perusahaan ini juga telah memperoleh izin sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dari Otoritas Jasa Keuangan.

Di sisi lain, PT Supra Boga Lestari Tbk merupakan perusahaan ritel modern yang mengoperasikan jaringan supermarket premium Ranch Market dan Farmers Market. Perusahaan yang berdiri pada 1997 tersebut kini menjadi bagian dari ekosistem ritel digital PT Global Digital Niaga Tbk yang berafiliasi dengan Grup Djarum.

Melalui kolaborasi edukasi finansial seperti Cermatalks, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang sekaligus mampu memanfaatkan berbagai instrumen investasi secara optimal. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya