Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Indonesia - AS Sepakati Perdagangan Timbal Balik, Tarif Sawit hingga Kopi Dikecualikan

 Gana Buana
24/12/2025 13:59
Indonesia - AS Sepakati Perdagangan Timbal Balik, Tarif Sawit hingga Kopi Dikecualikan
Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati sejumlah poin utama dalam perundingan perdagangan resiprokal.(Antara)

PEMERINTAH Indonesia dan Amerika Serikat menyepakati sejumlah poin utama dalam perundingan perdagangan resiprokal atau Agreements on Reciprocal Trade (ART). Kesepakatan tersebut ditargetkan akan ditandatangani oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump sebelum akhir Januari 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertemuan dengan Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) membahas perkembangan terkini serta hasil perundingan perdagangan resiprokal antara kedua negara.

“Indonesia berkomitmen memberikan akses pasar bagi produk-produk Amerika Serikat, mengatasi hambatan non-tarif, serta memperkuat kerja sama di bidang perdagangan digital, teknologi, keamanan nasional, dan kerja sama komersial,” kata Airlangga dilansir dari Antara, Rabu (24/12).

Sebagai timbal balik, Amerika Serikat menyatakan komitmen untuk memberikan pengecualian tarif bagi sejumlah produk ekspor unggulan Indonesia yang tidak diproduksi di AS. Produk tersebut antara lain minyak kelapa sawit, kakao, kopi, teh, dan komoditas lainnya.

Airlangga menyampaikan bahwa pertemuan dengan USTR telah menyepakati isu-isu utama dan teknis yang akan menjadi substansi dalam dokumen ART. Dokumen tersebut saat ini memasuki tahap finalisasi.

“Hasil pertemuan dengan USTR telah menyepakati isu utama dan isu teknis yang menjadi substansi dalam dokumen ART,” ujarnya.

Hasil perundingan perdagangan resiprokal ini mendapat respons positif dari perusahaan-perusahaan Amerika Serikat yang telah berinvestasi dan menjalankan usaha di Indonesia. Pemerintah menilai perkembangan ART mencerminkan komitmen untuk menjaga iklim investasi yang kompetitif dan menarik bagi investor asing.

Di akhir pertemuan, Perwakilan US-ASEAN Business Council (USABC) menyatakan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia. USABC juga menyatakan kesiapan untuk mendorong penyelesaian berbagai kendala di lapangan serta mengawal implementasi hasil perundingan ART antara Indonesia dan Amerika Serikat.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya