Kamis 02 September 2021, 21:16 WIB

Mesir, Yordania, Palestina Bahas Negosiasi dengan Israel

Mediaindonesia.com | Internasional
Mesir, Yordania, Palestina Bahas Negosiasi dengan Israel

AFP/Yousef Allan/Istana Kerajaan Yordania.
Pertemuan Raja Yordania Abdullah II (kiri) dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi (tengah) dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kanan)

 

PRESIDEN Mesir Abdel Fattah El Sisi pada Kamis (2/9) menjadi tuan rumah pertemuan puncak dengan Raja Yordania dan pemimpin Palestina Mahmoud Abbas. Ini merupakan upaya terbaru Kairo untuk memulai pembicaraan damai yang telah lama terhenti antara Israel dan Palestina.

KTT itu didahului oleh pertemuan terpisah antara pemimpin Mesir dengan Raja Abdullah II dan Abbas saat masalah Palestina dibahas. Demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor media El Sisi seperti dikutip MSN.

"Kedua belah pihak menekankan pentingnya mengintensifkan upaya internasional untuk menghidupkan kembali proses perdamaian dan melanjutkan negosiasi dalam perjalanan ke penyelesaian masalah Palestina berdasarkan resolusi internasional yang sah," kata suatu pernyataan pada pembicaraan Mesir-Yordania.

Baca juga: Israel Ingatkan Biden Jangan Terlalu Kritis kepada Saudi dan Mesir

KTT Kamis mengikuti kesibukan kegiatan diplomatik yang melibatkan Mesir, Yordania, dan Israel untuk menemukan formula yang dapat diterima oleh Palestina dan Israel untuk melanjutkan negosiasi langsung.

Kontak diplomatik yang intensif sebagian besar berakar pada harapan bahwa kepergian garis keras Benjamin Netanyahu tahun ini, perdana menteri Israel selama lebih dari satu dekade, dapat menawarkan kesempatan untuk menghidupkan kembali upaya perdamaian.

Bulan lalu, Perdana Menteri Israel Naftali Bennett bertemu Raja Abdullah di Amman. Raja Yordania kemudian bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di Gedung Putih dan mengangkat masalah pembicaraan Palestina-Israel.

Baca juga: Mesir Bersihkan Masjid dari Buku Salafi dan Ikhwanul Muslimin

Dalam wawancara dengan CNN, Raja Abdullah mengatakan dia terdorong setelah pertemuannya dengan pemimpin Israel. "Kita benar-benar harus kembali ke meja (negosiasi)," katanya.

Raja bertemu dengan presiden Palestina di Amman segera setelah dia kembali dari Washington. Selama pertemuan itu, kantor berita negara Yordania mengatakan raja menegaskan perlunya mengintensifkan upaya internasional untuk mencapai perdamaian yang adil.

Mesir, pada bagiannya, telah menunjukkan keinginan untuk memengaruhi gerakan dalam pembicaraan Israel-Palestina yang terhenti sejak berhasil menengahi berakhirnya perang 11 hari di musim panas antara Israel dan kelompok militan Hamas di Jalur Gaza.

Baca juga: Militer Israel Selidiki Penembakan Fatal terhadap Seorang Warga Palestina

Kairo sejak itu diam-diam bekerja untuk memperkuat penghentian permusuhan antara kedua belah pihak, mendamaikan faksi-faksi Palestina yang bersaing, dan terus maju dengan rekonstruksi komprehensif jalur pantai. (OL-14)

Baca Juga

Dok MI

AS dan Tiongkok Terus Dominasi Indo-Pasifik

👤Nur Aivanni  🕔Senin 06 Desember 2021, 17:03 WIB
Asia Power Index mempertimbangkan berbagai ukuran, termasuk kemampuan ekonomi dan militer, hubungan ekonomi dan jaringan pertahanan, serta...
AFP/SHAMIL ZHUMATOV

Rusia akan Terbangkan Miliarder Jepang ke ISS

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 06 Desember 2021, 12:15 WIB
Maezawa dan asistennya akan menghabiskan 12 hari di ISS dengan mendokumentasikan petualangan mereka di kanal Youtube milik Maezawa yang...
AFP/Handout / MYANMAR MINISTRY OF INFORMATION

Pengadilan Myanmar akan Jatuhkan Vonis Pertama dalam Persidangan Suu Kyi, Hari Ini

👤Nur Aivanni 🕔Senin 06 Desember 2021, 12:14 WIB
Jika terbukti bersalah, Suu Kyi dan Presiden Myanmar yang digulingkan Win Myint, masing-masing menghadapi hukuman penjara hingga lima...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya