Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA pejabat Israel telah berulang kali memperingatkan rekan-rekan mereka di pemerintahan Amerika Serikat yang kini dipimpin Joe Biden agar tidak terlalu kritis terhadap Arab Saudi dan Mesir. Negeri Yahudi itu khawatir kritik semacam itu dapat membuat Riyadh dan Kairo beralih ke negara-negara seperti Iran, Tiongkok, dan Rusia untuk mendapatkan dukungan.
Itu disampaikan sumber yang dekat dengan masalah tersebut kepada The Times of Israel pada Rabu (1/9). Biden memasuki kantornya dengan bersumpah untuk mengutamakan hak asasi manusia dalam penyusunan kebijakan luar negerinya. Karenanya, ia memperingatkan bahwa negara-negara seperti Arab Saudi dan Mesir perlu melakukan reformasi jika mereka ingin mempertahankan hubungan lama mereka dengan AS.
Namun pendekatan itu telah mengkhawatirkan Israel yang percaya bahwa hal itu dapat mengasingkan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman dan Presiden Mesir Abdel-Fattah el-Sissi. Akibatnya, keduanya mencari dukungan di tempat lain seperti Iran dan musuh AS, yakni Tiongkok dan Rusia. Kekhawatiran itu telah disampaikan kepada pejabat administrasi pada beberapa kesempatan, kata sumber itu, yang berbicara dengan syarat anonim.
Baca juga: Media Saudi Sebut Turki Cegah Dua Anggota Ikhwanul Muslimin Pergi
Namun, masalah itu tidak diangkat selama pertemuan antara Biden dan Perdana Menteri Naftali Bennett pekan lalu. The Times of Israel telah mempelajarinya.
Sumber itu menyatakan kepuasan bahwa sementara pemerintahan Biden telah mempertahankan retorikanya dalam mendukung penegakan hak asasi manusia di luar negeri. "Sejauh ini Biden telah menghindari hubungan AS dengan (Kairo dan Riyadh) sepenuhnya."
Baca juga: Mesir Bersihkan Masjid dari Buku Salafi dan Ikhwanul Muslimin
Israel memandang Arab Saudi dan Mesir sebagai bagian dari poros yang lebih moderat dari negara-negara Arab di kawasan yang berusaha untuk bekerja sama melawan Iran. Telah dilaporkan di masa lalu bahwa Israel melobi AS dalam mendukung bantuan ekonomi untuk kedua negara.
Israel dan Mesir menandatangani perjanjian damai pada 1979 untuk mengakhiri konflik puluhan tahun dan membangun hubungan diplomatik penuh. Dalam beberapa tahun terakhir, kedua negara telah bekerja sama erat dalam keamanan, sebagian besar di sekitar Jalur Gaza Palestina dan Semenanjung Sinai Mesir.
Baca juga: Israel Kecam Rencana Amerika Buka kembali Konsulat Jerusalem untuk Palestina
Arab Saudi, sementara itu, semakin dekat dengan Israel di tengah upaya kedua negara untuk menggagalkan aspirasi regional Iran. Namun, sejauh ini kerajaan itu menolak membangun hubungan diplomatik dengan negara Yahudi. (OL-14)
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Perundingan damai Ukraina-Rusia di Abu Dhabi, Emirat Arab, berakhir tanpa kesepakatan di tengah serangan masif rudal Rusia ke Kyiv yang memutus listrik 1,2 juta rumah warga.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Serangan besar Rusia menghantam Kyiv dan Kharkiv, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 23 lainnya. Serangan drone dan rudal terjadi di tengah upaya diplomasi damai.
Jet tempur Jepang cegat pengebom nuklir Rusia Tu-95MS di Laut Jepang. Ketegangan meningkat di tengah sengketa Kepulauan Kuril dan penguatan aliansi militer AS-Jepang.
PEMERINTAH Tiongkok mengeksekusi 11 terpidana, termasuk anggota keluarga Ming, yang terlibat jaringan penipuan telekomunikasi lintas negara serta pembunuhan berencana di Myanmar.
PM Kanada Mark Carney membantah klaim Gedung Putih bahwa dirinya menarik kembali kritik terhadap Trump. Simak polemik tarif 100% dan perdagangan dengan Tiongkok.
Skandal besar guncang Tiongkok. Jenderal Zhang Youxia diduga bocorkan rahasia nuklir ke AS dan terlibat korupsi.
Ketegangan AS-Kanada memuncak. Donald Trump mengancam tarif impor 100% setelah PM Carney menyepakati kemitraan strategis dengan Tiongkok.
Peneliti Tiongkok melalui misi Chang’e 6 mengungkap mengapa sisi jauh Bulan berbeda dengan sisi dekat. Temuan isotop kalium berikan bukti hantaman purba.
Tiongkok membidik target ekonomi 4,5-5% pada 2026. Fokus beralih ke kualitas pertumbuhan dan stabilitas domestik guna menghindari stagnasi jangka panjang ala Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved