Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

PM Anwar Ibrahim Sebut Barat Munafik, Tegaskan Malaysia Teguh pada Prinsip Keadilan

Haufan Hasyim Salengke
04/4/2026 15:58
PM Anwar Ibrahim Sebut Barat Munafik, Tegaskan Malaysia Teguh pada Prinsip Keadilan
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.(Ronnie Chin/The Star)

PERDANA Menteri (PM) Anwar Ibrahim melontarkan kritik tajam terhadap apa yang ia sebut sebagai kemunafikan sejumlah negara Barat yang mengeklaim diri sebagai pembela hak asasi manusia (HAM), namun dinilai diam terhadap berbagai ketidakadilan global.

Pernyataan itu disampaikan Anwar dalam program “Temu Anwar” bersama komunitas Malay College Kuala Kangsar (MCKK), Sabtu (4/4).

Menurut Anwar, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan membawa manfaat jika tidak disertai nilai moral, etika, dan kemanusiaan.

“Dunia tidak kekurangan orang pintar yang menciptakan berbagai teknologi canggih, pesawat, dan senjata. Tetapi perang yang mereka lakukan bersifat destruktif—membunuh, menindas, dan menjajah tanpa nurani,” ujar Anwar.

Ia juga menyinggung konflik terbaru yang melibatkan Iran, serta peran Israel dan Amerika Serikat (AS).

“Bayangkan betapa mudahnya Israel membuat keputusan… Amerika Serikat mendukungnya, dan dunia sebagian besar diam karena pengaruh kuat Barat,” kata Anwar.

Anwar menegaskan bahwa Malaysia tetap berpegang pada prinsip keadilan dan berani menyuarakan bahwa serangan yang terjadi merupakan tindakan tidak beradab dan tidak manusiawi.

"Malaysia tetap menjadi salah satu dari sedikit negara yang memegang teguh semangat kemerdekaan dan memiliki keberanian untuk menyatakan bahwa serangan semacam itu adalah tindakan kekerasan, tidak beradab, dan tidak manusiawi," tegasnya.

Ia juga menyoroti krisis kepercayaan publik terhadap kepemimpinan global yang dinilai penuh kontradiksi.

“Mereka berbicara tentang perdamaian tetapi menyerang negara lain. Mereka bicara tentang hak asasi manusia tetapi membiarkan anak-anak dibunuh setiap hari. Ini kontradiksi, kemunafikan nyata,” ujarnya saat menjawab pertanyaan mahasiswa.

Korupsi Sistemik

Dalam konteks domestik, Anwar menekankan pentingnya reformasi dan upaya pemberantasan korupsi di dalam negeri. Ia mengakui bahwa melakukan perubahan tidak semudah membalikkan telapak tangan, terutama dalam memberantas korupsi yang sudah bersifat sistemik selama bertahun-tahun.

"Apakah kita mampu menyapunya hingga bersih sama sekali? Tidak, karena ini sudah sistemik. Apakah kita sempurna? Tidak. Saat kita mengambil tindakan, kita justru dituduh mendendam. Jadi, ini tidak mudah," jelasnya. Ia menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi terus dijalankan oleh pemerintahannya sesuai proses hukum.

Selain itu, Anwar juga menanggapi pihak-pihak yang dinilai memelintir pernyataannya terkait harga bahan bakar. Ia menjelaskan bahwa konteks pernyataan tersebut berbeda dengan kondisi saat ini, dan menegaskan bahwa harga BBM Malaysia masih tergolong rendah secara global. (The Star/B-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Haufan Salengke
Berita Lainnya