Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Malaysia mengambil langkah darurat dengan memerintahkan Batalyon Malaysia (MALBATT) 850-13 untuk menghentikan seluruh pergerakan operasional di Lebanon Selatan. Keputusan ini diambil menyusul rentetan insiden mematikan yang menewaskan tiga prajurit TNI yang bertugas sebagao pasukan perdamaian PBB (UNIFIL).
Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin, menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan arahan dari markas besar UNIFIL.
"Keselamatan personel adalah prioritas utama kami. Saat ini, seluruh prajurit MALBATT 850-13 dilaporkan dalam kondisi aman dan siaga penuh," ujar Khaled Nordin dikutip dari New Straits Times, Selasa (31/3).
Selain menghentikan patroli untuk sementara waktu, Malaysia juga meningkatkan level pengamanan bagi seluruh kontingennya. Langkah ini meliputi penguatan Rules of Engagement (ROE) serta pemantauan ketat terhadap potensi ancaman di sekitar wilayah tugas.
Langkah waspada ini dipicu oleh dua kejadian tragis di Lebanon Selatan, yakni ledakan proyektil di Adchit Al Qusayr dan serangan bom rakitan (IED) yang menghantam kontingen Indonesia. Serangan-serangan tersebut memakan korban jiwa dan menyebabkan sejumlah prajurit luka berat.
Pemerintah Malaysia menyampaikan duka cita mendalam kepada Indonesia atas gugurnya prajurit TNI di Libanon. Melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri, Malaysia menegaskan bahwa serangan terhadap misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) adalah bentuk pelanggaran berat.
"Setiap serangan terhadap misi penjaga perdamaian UNIFIL merupakan pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701," tegas pihak Wisma Putra (Kemlu Malaysia).
Tuntutan Pertanggungjawaban
Malaysia menyerukan kepada seluruh pihak yang bertikai untuk menghormati hukum internasional demi menjamin keselamatan personel PBB serta perlindungan bagi warga sipil. Mereka juga mendesak agar pihak yang bertanggung jawab atas serangan artileri tersebut segera dimintai pertanggungjawaban.
Kisah haru Praka Farizal Rhomadhon, prajurit TNI UNIFIL yang gugur di Lebanon. Janji pulang bulan Mei terhenti oleh serangan Israel. Simak dedikasi sang pahlawan damai
Dia menilai semestinya sudah ada rotasi prajurit TNI yang bertugas di Libanon untuk misi perdamaian tersebut, baik jumlahnya dikurangi.
PBB nyatakan serangan terhadap UNIFIL di Lebanon sebagai pelanggaran Resolusi 1701. Tiga prajurit Indonesia gugur dalam tugas misi perdamaian akibat serangan artileri dan konvoi.
TNI mengonfirmasi dua prajurit misi perdamaian PBB UNIFIL gugur akibat insiden ledakan di Libanon Selatan yakni Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan
Insiden terbaru terjadi pada Senin (30/3), ketika sebuah ledakan menghantam konvoi logistik UNIFIL di dekat Bani Hayyan. Peristiwa ini menyebabkan dua personel Indonesia gugur.
Mensesneg Prasetyo Hadi sampaikan duka cita atas gugurnya 3 prajurit UNIFIL asal Indonesia di Libanon. Pemerintah koordinasikan pemulangan jenazah dan instruksikan peningkatan waspada.
PKS mendukung Presiden Prabowo Subianto menunda pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina saat meningkatnya konflik Timur Tengah Iran, Amerika Serikat, iran, dan israel
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak memiliki komitmen finansial dalam skema iuran Board of Peace atau BoP, peluang kontribusi dalam bentuk lain seperti pasukan perdamaian
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman TNI ke Gaza merupakan misi kemanusiaan di bawah mandat PBB, bukan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata.
Menlu Sugiono mengatakan Indonesia tak membayar uang setoran anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian sebesar 1 Miliar Dolar AS. Indonesia, ujar dia mengirimkan pasukan perdamaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved