Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan rencana pengiriman pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke Gaza harus dipahami sebagai misi kemanusiaan dan penjaga perdamaian. Ia mengatakan kontribusi tersebut bukan merupakan keterlibatan Indonesia dalam konflik bersenjata di wilayah tersebut.
Amelia menekankan bahwa posisi Indonesia harus tetap konsisten pada prinsip politik luar negeri yang bebas aktif. Ia mengatakan kehadiran prajurit TNI di lapangan nantinya bukan untuk menambah kekuatan tempur salah satu pihak yang bertikai.
“Kehadiran TNI bukan untuk menjadi pihak yang berkonflik. Yang kita kirim bukan kekuatan tempur, melainkan pesan kemanusiaan dan tanggung jawab global,” ujar Amelia melalui keterangan tertulisnya, Senin (23/2).
Legislator dari Fraksi Partai NasDem ini mengingatkan bahwa profesionalisme prajurit TNI sudah teruji dalam berbagai misi internasional di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Menurutnya, rekam jejak panjang ini menjadi modal kuat jika Indonesia kembali diminta berkontribusi dalam upaya stabilisasi global.
Namun, Amelia tidak menampik adanya kekhawatiran publik mengenai potensi benturan dengan aktor konflik di Gaza, termasuk kelompok Hamas. Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia mendesak agar mandat dan mekanisme penempatan dirancang dengan sangat ketat.
“Pasukan TNI tidak boleh ditempatkan sebagai pihak yang berhadapan dengan salah satu aktor konflik. Peran mereka harus jelas sebagai penjamin keamanan distribusi bantuan kemanusiaan, pelindung warga sipil, dan pengawas kesepakatan gencatan senjata,” tegasnya.
Terkait wacana penempatan hingga 8.000 personel, Amelia menyarankan agar pengerahan dilakukan secara terukur di zona-zona netral. Lokasi penugasan harus difokuskan pada pengamanan fasilitas kesehatan, kamp pengungsi, serta koridor logistik kemanusiaan untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik.
Ia juga menekankan pentingnya Rules of Engagement (RoE) atau aturan pelibatan yang bersifat defensif sesuai standar operasi penjaga perdamaian internasional.
“Koordinasi melalui mekanisme resmi PBB menjadi kunci untuk mencegah miskomunikasi maupun eskalasi situasi di lapangan. Selama prasyarat hukum internasional terpenuhi dan ada jaminan keamanan bagi prajurit, kontribusi TNI akan mencerminkan komitmen Indonesia terhadap perdamaian dunia,” pungkas Amelia. (Faj/P-3)
ANGGOTA Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini mengingatkan pemerintah bahwa serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran memicu eskalasi konflik di Timur Tengah.
KOMISI I DPR RI menilai tawaran Indonesia untuk berperan sebagai juru runding dalam Perang AS-Israel vs Iran merupakan implementasi konkret politik luar negeri bebas aktif.
ANGGOTA Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Amelia Anggraini, menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi serangan antara Amerika Serikat (AS), Israel dan Iran.
ANGGOTA Komisi I DPR RI Oleh Soleh, mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap berani di kancah internasional dengan menyuarakan sanksi tegas terhadap AS dan Israel.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan keputusan Indonesia mengambil peran sebagai Wakil Komandan dalam Pasukan Stabilisasi Internasional di Palestina.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan membentuk dan merekrut 50 orang relawan Komando Cadangan (Komcad) guna memperbesar dan memperkuat kemampuan TNI.
Bazar TNI menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga 15 persen lebih murah dari pasar untuk meringankan kebutuhan Lebaran masyarakat.
TNI tegaskan sistem peradilan militer tetap independen dan di bawah pengawasan Mahkamah Agung dalam sidang uji materi UU No. 31/1997 di Mahkamah Konstitusi.
Peran aktif prajurit TNI dalam membantu masyarakat dearah adalah wujud pengabdian Dan kecintaan TNI terhadap Rakyat dan Bangsa Indonesia.
Mabes TNI buka suara terkait beredarnya Telegram Panglima TNI mengenai status Siaga 1. Simak penjelasan Kapuspen TNI soal pengamanan objek vital nasional.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved