Selasa 17 Agustus 2021, 20:00 WIB

Dibutakan Ledakan Rudal, Bocah Gaza Palestina Bermimpi Sekolah

Mediaindonesia.com | Internasional
Dibutakan Ledakan Rudal, Bocah Gaza Palestina Bermimpi Sekolah

AFP/Abbas Momani.
Murid-murid Palestina tiba pada hari pertama sekolah setelah berbulan-bulan ditutup karena penyebaran virus korona, Selasa (17/8).

 

MOHAMMED Shaban yang berusia delapan tahun bermimpi untuk kembali ke kelas di Gaza, Palestina, untuk awal tahun ajaran sekolah. Padahal ledakan rudal membutakan matanya pada Mei lalu, sehingga dia kini lebih banyak tinggal di rumah.

Mohammed dulu bersekolah dengan sepupu dan tetangganya di kota Beit Lahia di Jalur Gaza utara. Dia salah satu dari ratusan anak-anak yang menurut PBB terluka selama pertempuran pada Mei antara Israel dan kelompok Islam Hamas yang menguasai daerah kantong Palestina.

Dari 10 hingga 21 Mei, tentara Israel menyerang Jalur Gaza sebagai tanggapan atas tembakan roket oleh Hamas.
Mohammed mengatakan dia sedang berjalan ke pasar untuk membeli pakaian selama konflik ketika rudal meledak.

Akibat ledakan itu, ayahnya, Hani, berkata, "Mohammed terluka di matanya yang menyebabkan dia kehilangan penglihatannya dan Mohammed menjadi buta total." Shaban mengatakan Mohammed terluka oleh rudal yang ditembakkan oleh Israel, meskipun AFP tidak dapat memverifikasinya secara independen.

Anak laki-laki itu masih berharap untuk kembali ke sekolah, kata Hani, dan kecacatan barunya itu membuatnya murung dan tidak dapat diprediksi. "Dia terkadang bertanya kepada saya, 'Kapan saya akan melihat' atau 'Kapan saya akan kembali ke sekolah dengan anak-anak' atau 'Kapan saya akan pergi ke jalan sendirian'," kata Hani.

Human Rights Watch menuduh Israel dan Gaza melakukan kejahatan perang selama konflik. Serangan udara Israel menewaskan 260 warga Palestina, termasuk pejuang. Amunisi yang ditembakkan oleh militan di Gaza menewaskan 13 orang di Israel, termasuk seorang tentara.

HRW mengatakan serangan Israel tidak selalu diarahkan pada sasaran militer. Dikatakannya juga bahwa orang-orang Palestina menembak tanpa pandang bulu ke kota-kota Israel dengan sejumlah roket yang gagal membunuh setidaknya tujuh orang Palestina di Gaza dan melukai lainnya.

Untuk saat ini, Mohammed menggenggam tangan ayahnya, kepalanya menghadap ke bawah, saat mereka berjalan melewati lingkungan mereka. Mereka melangkah di sepanjang jalan-jalan tanah sempit yang dibatasi oleh dinding batako yang dipenuhi coretan.

Di rumah, Hani Shaban membimbing putranya untuk duduk di atas bantal dan menunjukkan kepadanya kemeja berkerah seragam sekolahnya. Mohammed mencengkeram pena dan mencoba membentuk huruf di buku catatan saat orangtuanya mendorongnya.

“Ke depan, saya berharap dia bisa bersekolah di sekolah khusus penyandang cacat,” kata Somaya Shaban, ibunda Mohammed. Dia memeluk putranya dan menangis.

Baca juga: Empat Warga Palestina Tewas dalam Bentrokan dengan Israel

"Saya ingin pergi ke sekolah dan melihat anak-anak dan saudara perempuan saya. Saya ingin melihat ibu dan ayah saya serta bermain dengan anak-anak," kata Mohammed. (OL-14)

Baca Juga

AFP/Ahmad Gharabli.

Penjara Israel Berikan Tentara Wanita Menarik untuk Tahanan Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:52 WIB
Ben Shitrit bersaksi di depan panel pemerintah mengenai kegagalan pihaknya yang menyebabkan pembobolan penjara oleh tahanan keamanan...
AFP

Thailand Larang Masuk Pelancong dari Delapan Negara Afrika

👤Ant 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:08 WIB
Pengumuman itu muncul saat sejumlah negara-negara di Asia memperketat perbatasan karena khawatir dengan varian...
AFP/Hazem Bader.

Hamas Peringatkan Dampak Presiden Israel Nyalakan Lilin di Masjid Ibrahimi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 20:44 WIB
Situs suci, yang dikenal umat Islam sebagai masjid Ibrahimi dan orang Yahudi sebagai Gua Patriark, dihormati oleh kedua...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya