Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Indonesia bersama koalisi negara-negara Arab dan Islam melontarkan kecaman keras terhadap tindakan provokatif rezim Zionis Israel yang menutup total kompleks Masjid Al-Aqsa. Langkah sepihak ini menyebabkan umat Muslim tidak dapat menjalankan ibadah di tempat suci tersebut selama bulan suci Ramadhan 1447 H.
Pernyataan bersama tersebut dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI bersama Menlu dari Arab Saudi, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Pakistan, Mesir, dan Turki. Melalui keterangan resmi yang dipantau di Jakarta, Kamis (12/3/2026), para diplomat senior tersebut menegaskan penolakan penuh atas langkah ilegal Israel.
Dalam pernyataan bersama yang dirilis melalui platform media sosial X oleh Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, para Menlu menegaskan bahwa Israel sama sekali tidak memiliki kedaulatan atas wilayah Jerusalem Timur yang diduduki, termasuk situs suci umat Islam dan Kristen.
"Para Menlu menegaskan penolakan penuh dan kecaman keras atas langkah ilegal dan tak dapat dibenarkan ini, serta atas tindakan provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa/Al-Haram Al-Sharif dan terhadap para jemaah," bunyi pernyataan kolektif tersebut.
Pembatasan akses ke Kota Tua Jerusalem dinilai sebagai pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan hukum humaniter internasional. Tindakan ini juga dianggap merusak status quo historis yang menempatkan Departemen Wakaf Jerusalem (di bawah Yordania) sebagai satu-satunya entitas sah yang berwenang mengelola akses ke Masjid Al-Aqsa.
Berdasarkan laporan kantor berita Palestina, WAFA, penutupan gerbang-gerbang Masjid Al-Aqsa telah berlangsung selama 11 hari berturut-turut hingga Rabu (11/3/2026). Rezim Israel berdalih bahwa penutupan tersebut merupakan prosedur keamanan darurat terkait eskalasi konflik militer mereka dengan Iran.
Namun, komunitas internasional melihat langkah ini sebagai diskriminasi agama yang nyata. Indonesia dan negara-negara Muslim lainnya mendesak komunitas internasional untuk segera mengambil tindakan tegas guna menghentikan pelecehan terhadap kesucian tempat ibadah di Yerusalem.
Para Menteri Luar Negeri mendesak Israel, sebagai kuasa pendudukan, untuk segera melakukan hal-hal berikut:
Situasi di Jerusalem saat ini dilaporkan sangat tegang, dengan penjagaan ketat aparat keamanan Israel di setiap sudut Kota Tua. Penutupan tempat suci ketiga umat Islam ini dikhawatirkan akan memicu gelombang protes yang lebih besar di seluruh dunia Islam, mengingat sensitivitas Masjid Al-Aqsa di bulan Ramadan.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri terus menjalin komunikasi intensif dengan negara-negara anggota OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) untuk memastikan perlindungan terhadap hak-hak jamaah dan kesucian Masjid Al-Aqsa tetap terjaga. (Ant/I-2)
Kompleks Masjid Al-Aqsa ditutup selama 34 hari berturut-turut oleh otoritas Israel. Ketegangan meningkat jelang libur Paskah seiring rencana penyerbuan kelompok tertentu.
OKI mengatakan penutupan Masjid Al-Aqsa selama lebih dari 30 hari merupakan serangan terang-terangan tidak hanya terhadap warga Palestina, tetapi juga semua Muslim di seluruh dunia.
Dilaporkan The Guardian, ratusan warga Palestina terlihat melaksanakan salat di sekitar Kota Tua pada Jumat (20/3) pagi eaktu setempat, setelah polisi Israel menutup akses
Pasukan Israel serang jemaah salat Idulfitri dengan gas air mata di luar Masjid Al-Aqsa. Penutupan masjid selama 21 hari dikecam sebagai pelanggaran hak beribadah.
PENUTUPAN Masjid Al-Aqsa pada 10 hari terakhir Ramadan 1447 H menuai kecaman dari para pegiat kemerdekaan Palestina, khususnya di kawasan Asia Pasifik.
Serangan rudal menghantam wilayah Israel, terutama di sekitar Kota Tua Yerusalem. Beberapa puing jatuh di dekat Masjid Al-Aqsa dan kawasan permukiman Yahudi, Gereja Makam Kudus juga terdampak sebagian.
KEPOLISIAN Israel mencegah Patriark Latin Jerusalem, Kardinal Pierbattista Pizzaballa, untuk memasuki Gereja Makam Suci guna merayakan Misa Minggu Palma.
Pasukan Israel ubah Kota Tua Jerusalem jadi barak militer. Akses Al-Aqsa ditutup 16 hari, jemaah terpaksa salat Tarawih di jalanan. Simak laporan lengkapnya.
Otoritas Israel tutup Masjid Al-Aqsa selama 16 hari berturut-turut di akhir Ramadan 2026. Pertama kali dalam sejarah sejak 1967, salat Tarawih dilarang.
Pasukan Israel tutup Masjid Al-Aqsa 11 hari berturut-turut di Ramadan 2026. Pertama kali sejak 1967, salat Tarawih dan I'tikaf dilarang di situs suci.
Israel menutup Masjid Al-Aqsa untuk hari ketiga di tengah Ramadan 2026 pasca-perang dengan Iran. Warga Palestina peringatkan perubahan status quo permanen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved