Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Pertumbuhan Penduduk Israel bakal Anjlok di Bawah 1,5 Persen

Wisnu Arto Subari
01/1/2026 08:50
Pertumbuhan Penduduk Israel bakal Anjlok di Bawah 1,5 Persen
Warga Israel.(MEE)

UNTUK pertama kali sejak awal 1980-an, tingkat pertumbuhan penduduk Israel akan turun di bawah 1,5%. Demikian menurut Pusat Studi Kebijakan Sosial Taub di Israel, lembaga penelitian sosioekonomi independen yang berbasis di Jerusalem.

Laporan dari lembaga tersebut berjudul Israel 2025: Persimpangan Demografis mengkaji perkembangan demografis di Israel selama setahun terakhir. Tingkat pertumbuhan penduduk negara tersebut mencapai 0,9%.

Angka tersebut menandai tingkat pertumbuhan terendah sejak berdirinya Israel pada 1948. Laporan tersebut berfokus pada dampak angka kelahiran, angka kematian, dan migrasi terhadap demografi Israel selama setahun terakhir.

Meskipun jumlah kelahiran dan kematian tetap stabil, laporan tersebut menyimpulkan bahwa emigrasi adalah faktor utama yang mendasari penurunan tingkat pertumbuhan demografis Israel.

Sebagian besar warga Israel yang meninggalkan Israel tidak lahir di negara tersebut. Akan tetapi, emigrasi warga Israel kelahiran asli terus meningkat selama empat tahun terakhir.

Penulis laporan, Alex Weinreb, memperkirakan bahwa tren migrasi negatif diperkirakan akan meningkat selama 2026. "Jumlah warga Israel yang terdaftar meninggalkan Israel akan terus tinggi setidaknya hingga Juni 2026," demikian pernyataan laporan tersebut.

"Lebih banyak warga Israel yang meninggalkan Israel dalam beberapa tahun terakhir daripada sebelumnya," tambahnya. 

Selama beberapa tahun terakhir, Israel telah memasuki periode baru dalam perkembangan demografisnya.

"Ini berarti bahwa tingkat pertumbuhan Israel sebesar 0,9% pada 2025 bukanlah kejadian sekali saja."

Menurut laporan tersebut, selama dua tahun terakhir, sekitar 120.000 lebih warga Israel meninggalkan negara itu daripada yang kembali.

Angka-angka itu tidak termasuk imigran Yahudi baru ke Israel. Namun, jika mereka disertakan, neraca migrasi Israel tetap negatif. (MEE/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya