Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Israel Tutup Masjid Al-Aqsa 3 Hari Beruntun saat Ramadan, Status Quo Terancam

Media Indonesia
03/3/2026 21:41
Israel Tutup Masjid Al-Aqsa 3 Hari Beruntun saat Ramadan, Status Quo Terancam
Masjid Al-Aqsa.(MEE)

ISRAEL menutup Masjid al-Aqsa untuk hari ketiga berturut-turut. Ini mencegah umat Muslim Palestina untuk beribadah di tempat tersebut selama bulan suci Ramadan yang digambarkan sebagai pelanggaran yang belum pernah terjadi.

Warga Palestina memperingatkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi Israel yang lebih luas untuk mengeksploitasi ketegangan keamanan guna memberlakukan pembatasan lebih lanjut dan mengonsolidasikan kendali atas Masjid al-Aqsa.

Penutupan itu terjadi di bawah kondisi yang digambarkan oleh otoritas Israel sebagai keadaan darurat setelah peluncuran perang dengan Iran pada Sabtu (1/3).

Masjid yang terletak di Jerusalem Timur yang diduduki ini akan tetap ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut. Hanya kegiatan penting yang diizinkan.

Mantan mufti besar Jerusalem dan salah satu imam senior al-Aqsa, Sheikh Ikrima Sabri, mengutuk keputusan yang tidak beralasan tersebut.

Penutupan selama Ramadan ini belum pernah terjadi dalam beberapa waktu terakhir, karena Masjid al-Aqsa jarang ditutup untuk para jemaah.

Namun, Israel menutup tempat tersebut selama perang 12 hari dengan Iran pada Juni. Langkah ini dipandang oleh banyak warga Palestina sebagai hal yang belum pernah terjadi pada saat itu.

Seorang profesor yang mengajar di Masjid al-Aqsa dan anggota Dewan Wakaf Islam di Jerusalem, Dr. Mustafa Abu Sway, mengatakan penutupan tersebut merupakan bukti lebih lanjut bahwa perubahan status quo di Masjid Al-Aqsa yang telah lama dikhawatirkan Israel telah mulai berlaku.

"Realitas baru di al-Aqsa, yang kita khawatirkan, kini terwujud," katanya.

Bersamaan dengan penutupan masjid, pasukan Israel memberlakukan pembatasan yang luas terhadap para pedagang di Kota Tua dan sekitarnya, memaksa banyak pedagang, selain toko makanan dan toko roti, untuk menutup usaha mereka. (MEE/I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya