Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Aliansi Antizonis Desak Kejahatan Kemanusiaan di Gaza Segera Dihentikan

Rahmatul Fajri
13/3/2026 19:50
Aliansi Antizonis Desak Kejahatan Kemanusiaan di Gaza Segera Dihentikan
Ilustrasi(Dok Istimewa)

MOMENTUM Hari Al-Quds Internasional tahun 2026 menjadi panggung kecaman keras bagi masyarakat sipil yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti-Zionis (ANAZ). Dalam aksi yang digelar pada Jumat (13/3/2026), koalisi ini mendesak komunitas internasional untuk segera menghentikan praktik pembersihan etnis (ethnic cleansing) dan genosida yang terus berlangsung di Jalur Gaza.

Humas ANAZ Mukhlisin Turkan menegaskan bahwa krisis di Gaza telah melampaui batas kemanusiaan, di mana blokade total telah menjadikan kelaparan sebagai senjata perang terhadap warga sipil Palestina.

"Al-Quds bukan sekadar isu regional, melainkan kompas moral global. Kami menuntut penghentian segera praktik pembersihan etnis di Gaza dan pencabutan blokade total yang menyengsarakan warga sipil," kata Mukhlisin melalui keterangannya, Jumat (13/3/2026).

Dalam pernyataan sikapnya, aliansi menuding Amerika Serikat sebagai otak di balik eskalasi militer di Timur Tengah. Washington dinilai bertanggung jawab penuh atas setiap pertumpahan darah yang terjadi, mulai dari Palestina, Lebanon, hingga Yaman.

"Tanpa dukungan militer masif dan perlindungan politik dari Washington, rezim pendudukan tidak akan mampu melanjutkan kejahatan kemanusiaan ini," lanjut pernyataan tersebut.

Peringatan tahun ini juga diwarnai suasana duka mendalam menyusul kabar gugurnya Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei. Aliansi menyebut peristiwa tersebut sebagai akibat agresi militer Amerika Serikat dan menganggapnya sebagai deklarasi perang terhadap umat Islam serta para pejuang kemerdekaan di seluruh dunia.

Meski kehilangan tokoh sentral, koalisi menyatakan akan tetap konsisten menjaga api perjuangan Al-Quds sebagai pilar persatuan bagi kaum tertindas (Mustad’afin).

Seruan Boikot dan Tolak Normalisasi

Selain eskalasi militer yang merambah ke Lebanon dan Yaman, aliansi mengajak masyarakat Indonesia untuk memperkuat tekanan ekonomi melalui gerakan boikot terhadap produk-produk yang terafiliasi dengan entitas pendudukan. Mereka juga mengecam keras segala upaya normalisasi melalui forum internasional, seperti Board of Peace, yang dianggap sebagai bentuk pengkhianatan terhadap nilai keadilan.

Aksi ini ditutup dengan penegasan bahwa pembelaan terhadap kedaulatan Palestina akan terus disuarakan hingga negara tersebut meraih kemerdekaan penuh, mulai dari Tepi Barat hingga Gaza. Hari Al-Quds sendiri merupakan peringatan tahunan yang jatuh pada Jumat terakhir bulan Ramadhan sebagai bentuk solidaritas dunia terhadap perjuangan rakyat Palestina. (H-2)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya