Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
KORPS Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengeluarkan pernyataan keras yang menegaskan bahwa operasi militer mereka terhadap Amerika Serikat dan Israel tidak akan berhenti sebelum musuh-musuh mereka menyerah total. Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Rabu (11/3/2026), unit elite Pasukan Quds menyatakan telah "membuka pintu api" sebagai bentuk pembalasan atas agresi militer yang terjadi sejak akhir Februari lalu.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa perang kini telah menjadi kewajiban agama bagi Republik Islam Iran. "Setelah musuh melanggar semua batas kemanusiaan dan hukum internasional, kami menganggapnya sebagai kewajiban untuk terus berjuang dengan kekuatan penuh," bunyi pernyataan resmi IRGC sebagaimana dikutip dari Press TV.
Komandan Pasukan Udara IRGC, Seyed Majid Mousavi, mengungkapkan bahwa ereka kini meningkatkan intensitas serangan Iran ke Israel dalam operasi yang dinamakan "Janji Sejati 4". Ia menegaskan bahwa mulai saat ini, standar persenjataan yang digunakan akan jauh lebih merusak dibandingkan gelombang sebelumnya.
"Yakinlah bahwa serangan terhadap musuh tidak akan berhenti sedetik pun. Mulai sekarang, kami tidak akan meluncurkan rudal dengan hulu ledak yang beratnya kurang dari satu ton," tegas Mousavi. Ia juga menambahkan bahwa frekuensi peluncuran akan menjadi lebih tinggi dengan jangkauan yang semakin luas mencakup seluruh pangkalan militer AS dan Israel di kawasan.
Hingga saat ini, IRGC mengklaim telah meluncurkan gelombang serangan ke-39 yang menargetkan berbagai lokasi strategis, termasuk:
| Lokasi Target | Keterangan |
|---|---|
| Pangkalan Al-Udairi, Kuwait | Fasilitas militer Amerika Serikat |
| Tel Aviv & Haifa | Pusat teknologi dan komando militer Israel |
| Selat Hormuz | Jalur distribusi minyak global yang terancam ditutup |
Konflik Timur Tengah ini bermula sejak serangan udara gabungan pada 28 Februari 2026 yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran. Sejak saat itu, Teheran telah menetapkan masa berkabung nasional sambil terus melancarkan balasan rudal dan drone besar-besaran.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump dalam wawancara terbarunya mengklaim bahwa kekuatan militer Iran telah hancur. Namun, juru bicara IRGC membantah klaim tersebut dan menyebutnya sebagai "omong kosong", sembari menegaskan bahwa Iran siap melakukan perang intensif dalam jangka panjang untuk menentukan akhir dari konflik ini. (H-3)
KORPS Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan peningkatan eskalasi militer besar-besaran dengan menyiapkan rudal berhulu ledak satu ton.
SERANGAN udara Israel di Libanon menewaskan belasan orang di Beirut dan wilayah selatan, sementara Hizbullah bersama Iran melancarkan gelombang roket dan drone balasan ke wilayah Israel
Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, menegaskan Iran hanya mengincar kemenangan atas AS dan Israel. Ia menuntut ganti rugi serangan dan pencabutan sanksi ekonomi.
Indonesia bersama negara Arab dan Islam kecam keras penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel. Larangan Tarawih & Itikaf pertama sejak 1967. Simak pernyataan resminya.
Analisis mendalam hubungan IRGC Iran dan Hizbullah di tahun 2026. Menelusuri sejarah, transfer teknologi militer, hingga transformasi Hizbullah di Timur Tengah.
PRANCIS berada dalam posisi dilematis di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Presiden Emmanuel Macron mengkritik serangan militer terhadap Iran
Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, menegaskan Iran hanya mengincar kemenangan atas AS dan Israel. Ia menuntut ganti rugi serangan dan pencabutan sanksi ekonomi.
Iran berencana menyerang pusat data dan infrastruktur serat optik di negara Arab yang digunakan militer AS. Ketegangan Timur Tengah meningkat pascaserangan Israel.
Presiden Masoud Pezeshkian ungkap 3 syarat akhiri perang dengan AS dan Israel. Militer Iran ancam serang titik ekonomi di Teluk Persia jika pelabuhan diincar.
PEMERINTAH Iran memperingatkan akan menindak keras demonstrasi anti-pemerintah di tengah perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved