Sabtu 07 Agustus 2021, 14:10 WIB

Temui Presiden Iran, Hamas Sampaikan Perkembangan Terkini Palestina

Mediaindonesia.com | Internasional
Temui Presiden Iran, Hamas Sampaikan Perkembangan Terkini Palestina

AFP/Atta Kenare.
Pemimpin Hamas Palestina, Ismail Haniyeh (kanan), dengan Presiden Iran Hassan Rouhani selama upacara pengambilan sumpah Ebrahim Raisi.

 

DELEGASI pejabat senior Hamas, yang dipimpin oleh pemimpin politik kelompok militan Ismail Haniyeh, bertemu Presiden Iran Ebrahim Raisi di Teheran, Jumat (6/8). Raisi, 60, dilantik pada Kamis (5/8), dua hari setelah memenangkan dukungan resmi dari pemimpin tertinggi negara itu untuk menjabat menyusul kemenangannya dalam pemilihan pada Juni.

Haniyeh memperbarui Raisi tentang situasi di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas dan menggambarkan konsekuensi pertempuran dengan Israel pada Mei lalu, kata organisasi militan itu dalam pernyataan sebagaimana dikutip media Israel, Haaretz, Jumat (7/8). Haniyeh juga memberi Raisi perkembangan terkini di Palestina, termasuk kasus kontroversial lingkungan Syekh Jarrah Jerusalem Timur dan perluasan permukiman Israel di Tepi Barat.

Dalam pertemuannya dengan Raisi, pernyataan itu menambahkan, pemimpin Hamas menekankan bahwa rakyat Palestina akan terus berperang melawan pendudukan Israel. Raisi berjanji bahwa Iran akan terus mendukung Hamas, menurut pernyataan itu.

Delegasi yang dipimpin oleh Ziyad Al-Nakhalah, sekretaris jenderal gerakan Jihad Islam, berpartisipasi dalam upacara pelantikan Raisi pada Kamis dan diperkirakan akan bertemu dengan presiden Iran. Raisi, yang berada di bawah sanksi AS atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia ketika ia menjadi hakim, telah berjanji untuk mengambil langkah-langkah untuk mencabut sanksi keras AS yang memotong ekspor minyak Iran dan menutupnya dari sistem perbankan internasional.

Baca juga: Warga Palestina Tewas karena Tembakan Israel saat Bentrokan

Pada Juni, penyelidik PBB tentang hak asasi manusia di Iran menyerukan penyelidikan independen atas tuduhan eksekusi yang diperintahkan negara terhadap ribuan tahanan politik pada 1988 dan peran yang dimainkan oleh Raisi sebagai wakil jaksa Teheran. (OL-14)

Baca Juga

Yasuyoshi CHIBA / AFP

Hampir 40% Masyarakat Tigray Alami Kekurangan Makanan Ekstrem

👤 Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 29 Januari 2022, 17:13 WIB
Program Pangan Dunia (WFP) melaporkan sejumlah kelompok kemanusiaan sulit masuk ke wilayah Tigray,...
AFP

Kepala HAM PBB Desak Pemimpin Dunia Tekan Junta Militer Myanmar

👤 Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 29 Januari 2022, 15:14 WIB
Kepala Hak Asasi Manusia PBB mendesak para pemimpin dunia untuk meningkatkan tekanan pada penguasa militer Myanmar guna menghentikan...
Ist/Wikipedia

Langgar HAM, Mesir Batal Dapat Bantuan Militer US$130 Juta dari AS

👤 Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 29 Januari 2022, 13:36 WIB
Pembatalan tersebut hanya beberapa hari setelah Amerika Serikat menyetujui penjualan senjata besar-besaran senilai US$2,5 miliar ke negara...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya