Senin 26 Juli 2021, 03:55 WIB

Hukum Gaza, Israel Kurangi Zona Penangkapan Ikan

Mediaindonesia.com | Internasional
Hukum Gaza, Israel Kurangi Zona Penangkapan Ikan

AFP/Said Khatib.
Seorang nelayan Palestina mengibarkan bendera Palestina selama protes terhadap blokade di Gaza di pelabuhan Kota Gaza pada 11 Juli 2021.

 

ISRAEL pada Minggu (25/7) mengurangi setengah zona penangkapan ikan di lepas Gaza, kata pejabat pertahanan. Ini dilakukan setelah balon pembakar yang diluncurkan dari daerah kantong Palestina menyebabkan kebakaran di negara Yahudi itu.

"Telah diputuskan untuk mengurangi zona penangkapan ikan di Jalur Gaza dari 12 mil laut menjadi enam mil laut," kata cabang militer Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil di wilayah Palestina (COGAT). "Keputusan itu dibuat menyusul peluncuran balon pembakar dari Jalur Gaza ke Israel yang merupakan pelanggaran kedaulatan Israel," katanya dalam pernyataan.

Minggu pagi, petugas pemadam kebakaran Israel mengatakan mereka memadamkan api semak di tiga titik di daerah kecil di wilayah Eshkol. Penyelidikan telah menetapkan penyebabnya yaitu balon pembakar.

Balon menjadi perangkat dasar yang dimaksudkan untuk membakar lahan pertanian di sekitar kantong Palestina yang diblokade Israel. Pada 12 Juli, Israel mengumumkan akan memperluas zona penangkapan ikan di Gaza dan mengizinkan impor tambahan ke wilayah Palestina mengingat ketenangan keamanan baru-baru ini.

Konflik 11 hari di Mei lalu membuat Israel meluncurkan ratusan serangan udara di Gaza dan Hamas menembakkan ribuan roket ke Israel. Sebelum konflik Mei, zona penangkapan ikan Gaza sebesar 15 mil laut.

Baca juga: Israel Tembak Remaja Palestina saat Protes Permukiman Ilegal

Ada kerusuhan sporadis sejak gencatan senjata mengakhiri konflik. Salah satunya balon pembakar diluncurkan dari Gaza dan serangan udara sebagai pembalasan Israel menargetkan fasilitas milik penguasa Hamas di Gaza. Tidak ada korban yang dilaporkan. Sebelumnya balon dari Gaza menyebabkan kebakaran di Israel pada 2 Juli. (AFP/OL-14)

Baca Juga

nytimes.com

10 Ribu Migran Mayoritas dari Haiti Tinggal di Bawah Jembatan Texas

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:48 WIB
Lebih dari 10.000 migran sebagian besar warga Haiti ditempatkan di sebuah kamp kumuh di bawah jembatan di Texas selatan pada Jumat...
BULENT KILIC / AFP

Taliban Larang Anak Perempuan Kembali ke Sekolah Menengah

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:16 WIB
Sekolah menengah, dengan siswa biasanya berusia antara 13 dan 18 tahun, sering dipisahkan berdasarkan jenis kelamin di...
AFP

Presiden Argentina Umumkan Kabinet Baru Pascakrisis Politik

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 18 September 2021, 15:05 WIB
Langkah Alberto Fernandez bertujuan meredam krisis politik di Argentina, yang dipicu pemilihan pendahuluan legislatif pada pekan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ramai-Ramai Abai Laporkan Kekayaan

KPK mengungkap kepatuhan para pejabat membuat LHKPN tahun ini bermasalah. Akurasinya juga diduga meragukan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya