Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi pada Senin (18/1) dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB, diwarnai dengan satu kali luncuran awan panas dan enam kali lava pijar.
Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang kembali erupsi pada Sabtu sore (16/1), sekitar pukul 17.24 WIB, kemudian Miggu (17/1).
Pascaerupsi pada Sabtu (16/1) lalu, guguran awan panas dan lava dari Gunung Semeru masih mengancam wilayah sekitar. Kegempaan masih fluktuatif didominasi sejumlah gempa permukaan.
Menurut dia, aktivitas vulkanik dalam periode waktu tersebut cenderung belum menunjukkan penurunan. Intensitas guguran lava pijar juga masih tinggi.
Aktivitas Gunung Merapi terus meningkat. Lava pijar semakin sering keluar dengan jarak luncuran semakin panjang.
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 400 meter ke arah Kali Krasak, Jumat (15/1).
Bantuan untuk pengungsi yang ditampung di tempat evakuasi sementara (TES) Balai Desa Balerante dan Balai Desa Tegalmulyo, tersebut berasal dari BNPB dan BPBD Provinsi Jawa Tengah.
Guguran lava pijar terus menerus keluar dari puncak Gunung Merapi. Dalam pengamatan petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi Minggu (10/1) sejak pukul 18.00 WIb hingga Senin (11/1) pukul 06.00 WIB.
SECARA umum, intensitas aktivitas vulkanis Gunung Ile Lewotolok menurun. Saat ini masih fase erupsi menuju fase normal. Namun status Gunung tetap Siaga.
Sepanjang Jumat (8/1/2021), erupsi disertai gemuruh dan dentuman lemah, sedang hingga keras berlangsung hingga lebih dari 9 kali.
"Pada periode ini asap kawah teramati berwarna putih, tebal dengan ketinggian yang mencapai 100 meter dari puncak,"
"Semuanya mengarah ke hulu Sungai Krasak dengan jarak luncur maksimal 800 meter dari puncak,"
Bupati Boyolali Seno Samudera juga sudah memperpanjang status siaga darurat bencana alam Merapi hingga akhir Januari.
Arah guguran awan panas ke Kali Krasak dengan tinggi kolom abu 200 meter.
Awan panas keluar dari Gunung Merapi ersebut tercatat di seismograf dengan amplitudo maksimal 28 milimeter dan durasi 154 detik dengan ukuran kecil.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan telah terjadi awan panas guguran Gunung Merapi, Kamis (7/1) pukul 08.02 WIB.
Sedikitnya 25 generator set (genset) telah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang, Jawa Tengah untuk antisipasi pemadaman listrik di saat terjadi erupsi Merapi.
Gunung Merapi memgeluarkan luncuran lava pijar sebanyak sembilan lagi dalam kurun waktu enam jam, dari pukul 00.00- 06.00 WIB hari Kamis (7/1).
BPPTKG Yogyakarta memprediksi potensi erupsi Gunung Merapi ke arah selatan-barat daya.
Warga di kawasan rawan bencana (KRB) III Gunung Merapi untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi peningkatan aktivitas Merapi.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved