Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
FASE erupsi masih terus berlangsung di Gunung berapi Ile Lewotolok, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Letusan disertai dentuman dan gemuruh lemah, sedang hingga kuat, menumbulkan kepanikan.
Sepanjang Jumat (8/1/2021), erupsi disertai gemuruh dan dentuman lemah, sedang hingga keras berlangsung hingga lebih dari 9 kali. Bahkan, pada malam hari, dentuman dan gemuruh itu disertai lontaran lava pijar dari puncak kawah.
Laporan Periodik aktivitas Gunung api yang dikeluarkan Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Jumat (8/1/2021), pukul 06.00-12.00 WITA, Gunung setinggi 1.423 mdpl itu 4 kali mengeluarkan letusan dengan tinggi kolom abu 700 hingga 1.000 Meter dan warna asap putih kelabu. Letusan disertai dentuman dan gemuruh pada kurun waktu ini lemah hingga sedang.
Sedangkan pada periode pengamatan visual, Jumat (8/1/2021), pukul 12.00 sampai dengan pukul 18.00 WITA, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarnah putih dengan intesnsitas tebal dan tinggi 300 m di atas pucak kawah. Pada kurun waktu tersebut, terjadi 3 kali letusan disertai suara gemuruh dan dentuman sedang hingga kuat.
Pada periode pengamatan, pukul 18.00 hingga 24.00 WITA, tejadi 4 kali letusan dengan tinggi 100 m-700 m dan asap putih. Pada periode ini pula teramati lontaran pijar sejauh 700 Meter arah Tenggara. Sedangkan kegempaan didominasi hembusan sebanyak 2 kali, dengan amplitudo 2.5-4 mm durasi 12.5-30 detik.
Sejumlah desa di timur Gunung Api pun mulai terdampak abu vulkanik. Kondisi erupsi yang terjadi terus menerus ini menyebabkan kepanikan
massal bagi seluruh warga di Kabupaten satu pulau itu.
Kini warga yang bermukim di 16 desa di lereng Gunung Ile Lewotolok, yakni Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur mulai mengungsi. Tidak sedikit warga mengungsikan diri ke kebun dan ke dalam Kota Lewoleba. Warga memilih menjauh dari pemukiman yang rata-rata berjarak lebih dari 4 km dari puncak kawah.
Keputusan mengungsi secara mandiri itu disebabkan letusan disertai suara gemuruh dan dentuman yang terus menerus terjadi. Padahal, pada 2 Januari 2021 lalu, pemerintah Kabupaten Lembata memulangkan warga yang mengungsi di pusat pengungsian di dalam Kota Lewoleba. (PT/OL-10)
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
Saat ini Semeru berada pada status Level III (Siaga).
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Masyarakat Aceh, terutama yang berada di dua gampong yaitu Rembune dan Pantan Pediangan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, harus mengungsi.
Gunung berapi Kilauea di Hawaii kembali menunjukkan peningkatan aktivitas. Aliran lava terlihat mengalir sejak akhir pekan.
Gunung Sakurajima dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Jepang.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved