Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNUNG Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan aktivitas vulkanis. Pada Sabtu (17/1) pagi, gunung api tersebut mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati mencapai kurang lebih 500 meter di atas puncak atau sekitar 1.923 meter di atas permukaan laut.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok, Yeremias Kristianto Pugel, menjelaskan bahwa letusan terjadi sekitar pukul 09.09 WITA. Kolom abu hasil erupsi teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang condong mengarah ke timur.
Berdasarkan data seismogram, aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
“Erupsi masih tergolong dalam aktivitas fluktuatif gunung api dan saat ini status Gunung Ili Lewotolok tetap berada pada Level II atau Waspada,” ujar Yeremias dalam keterangan resminya, Sabtu (17/1).
Rekomendasi Keamanan
Menyikapi aktivitas tersebut, pihak otoritas mengeluarkan sejumlah imbauan bagi masyarakat dan wisatawan. Warga diminta tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari pusat aktivitas gunung. Selain itu, pembatasan aktivitas juga berlaku pada sektor selatan–tenggara dan barat sejauh 2,5 kilometer dari kawah.
Menurut Yeremias, potensi bahaya yang perlu diwaspadai mencakup guguran atau longsoran lava serta awan panas, khususnya di sektor selatan, tenggara, barat, dan timur laut Gunung Ili Lewotolok.
Meski demikian, masyarakat diminta untuk tidak panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah, mengingat hal tersebut merupakan bagian dari karakteristik aktivitas erupsi gunung ini.
Pemerintah daerah dan masyarakat diimbau untuk terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Ili Lewotolok di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, serta memantau informasi resmi melalui aplikasi dan situs Magma Indonesia milik PVMBG dan Badan Geologi. (PO/P-2)
Saat ini Semeru berada pada status Level III (Siaga).
Masyarakat Aceh, terutama yang berada di dua gampong yaitu Rembune dan Pantan Pediangan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, harus mengungsi.
Gunung berapi Kilauea di Hawaii kembali menunjukkan peningkatan aktivitas. Aliran lava terlihat mengalir sejak akhir pekan.
Gunung Sakurajima dikenal sebagai salah satu gunung api paling aktif di Jepang.
“Pada tanggal 19 September 2025 terjadi peningkatan jumlah gempa low frequency yang diikuti dengan kejadian erupsi dengan tinggi kolom erupsi berkisar antara 500-1.000 meter"
Petugas mengimbau masyarakat maupun pengunjung agar tidak memasuki wilayah dalam radius dua kilometer dari pusat aktivitas gunung.
Asap kawah terlihat berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang dan ketinggian sekitar 10 hingga 100 meter dari puncak.
Meski pengetahuan tinggi, sikap menghindari orang yang hidup dengan HIV (ODHIV) juga sangat tinggi.
Petugas Pos Pengamat Gunung Lewotolok, Syawaludin, mengatakan gunung dengan ketinggian 1.423 meter di atas permukaan laut itu masih berada pada status Siaga atau Level III.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved