Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Harus diperhatikan faktor-faktor yang menyebabkan neraca perdagangan Februari surplus apakah karena faktor musiman atau lebih karena fundamental perekonomian Indonesia akibat dampak pelemahan ekonomi dunia.
Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan, setiap tahun, pergerakan ekspor dari Januari ke Februari memang selalu mengalami pelemahan.
Untuk dolar AS sendiri, lanjut Ahmad, pada hari ini diperkirakan akan melemah terhadap hampir semua mata uang kuat dunia.
Surplus tersebut mampu menutup lubang defisit yang dihasilkan sektor migas US$0,46 miliar.
Dengan deflasi 0,08% di Februari 2019, secara tahun berjalan terjadi inflasi 0,24% hingga Februari 2019 (year to date/ytd) dan secara tahunan 2,57% (year on year/yoy).
Real estate di wilayah Banten terus tumbuh pesat khususnya di wilayah pengembangan terutama Tangerang Raya.
Sejak diterapkan pada September 2018, kata dia, kebijakan B20 dikeluarkan untuk mengendalikan impor, khususnya impor migas.
Sebagaimana diketahui, Tiongkok masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar bagi Indonesia. Pada Januari, ekspor ke Negeri Tirai Bambu itu tercatat sebesar US$1,71 miliar atau berkontribusi 13% dari total keseluruhan.
Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan angka impor melandai karena adanya penurunan impor minyak dan gas (migas) dari US$2,02 miliar pada Desember 2018 menjadi US$1,69 miliar di Januari 2019.
Suhariyanto memaparkan Indonesia mengalami defisit paling besar dengan Tiongkok sebesar US$2,43 miliar atau lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar US$1,84 miliar.
HSG dibuka menguat 8,24 poin atau 0,13% ke posisi 6.556,12, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,98 poin atau 0,19% menjadi 1.037,62.
Hal itu karena adanya pergeseran gaya hidup masyarakat dari sebelumnya memasak sendiri, menjadi lebih condong memesan makanan jadi.
Dia menekankan gaya hidup yang semakin memudahkan rutinitas memasak dengan makanan pesan antar atau delivery menjadi salah satu pendorong konsumsi.
Ekonomi Indonesia yang tetap bisa tumbuh positif selama 2015-2018 harus disyukuri. Terlebih pada 2018, ekonomi Indonesia tumbuh 5,17%.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan sepanjang 2018, ekspor barang Indonesia tercatat menurun dibanding tahun sebelumnya. Sementara sebaliknya impor justru naik.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved