Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat defisit neraca perdagangan sebesar US$1,159 miliar pada Januari 2019.
Kepala BPS Suhariyanto melihat hal itu terjadi karena masih tidak menentunya kondisi perekonomian di tingkat global. Perang dagang antar negara terutama Amerika Serikat dan Tiongkok juga memicu perlambatan ekspor barang-barang dari Tanah Air.
Sebagaimana diketahui, Tiongkok masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar bagi Indonesia. Pada Januari, ekspor ke Negeri Tirai Bambu itu tercatat sebesar US$1,71 miliar atau berkontribusi 13% dari total keseluruhan.
Maka dari itu, jika terjadi sedikit pergolakan ekonomi saja di negara tersebut pasti akan menimbulkan dampak cukup signifikan bagi Indonesia.
"Apa lagi Tiongkok diprediksi mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi. Itu akan memengaruhi pola belanja mereka. Mereka akan mengerem impor bahan akan berdampak pada indonesia," ujar Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Jumat (15/2).
Baca juga: Neraca Perdagangan Defisit, IHSG Memerah
Selain faktor negara lain, harga komoditas yang masih berfluktuasi juga menjadi persoalan lainnya.
Dalam beberapa waktu terakhir, harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan karet mengalami penurunan cukup signifikan.
Pria yang akrab disapa Ketjuk itu mengingatkan agar pemerintah segera meningkatkan kinerja industri manufaktur. Tujuannya ialah agar Indonesia tidak hanya bersandar pada ekspor berbasis komoditas.
Bahan mentah yang ada, lanjutnya, sudah semestinya masuk ke industri pengolahan terlebih dulu. Selain bisa menciptakan nilai tambah, produk-produk olahan juga memiliki harga yang jauh lebih stabil.
"Intinya harus ada diversifikasi produk. Ada banyak hal yang bisa kita andalkan terutama sektor makaman dan mimuman. Itu potensinya luar biasa. Kalau sawit juga kita harus olah menjadi turunan-turunan yang lebih banyak lagi. Sebetulnya kita semua sudah sangat sadar akan hal ini. Pemerintah juga sudah membuat peta jalan tapi ini harus segera diterapkan," tuturnya. (OL-3)
Sebagai salah satu produsen kelapa terbesar di dunia, Indonesia memiliki keunggulan komparatif yang belum tergarap maksimal.
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2026 secara tahunan (yoy) tercatat sebesar 4,76%, berbanding terbalik dengan kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi 0,09%.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
BPS beberkan data perdagangan RI di jalur Selat Hormuz di tengah konflik Iran-Israel. Intip nilai ekspor-impor miliaran dolar yang terancam jika jalur ini lumpuh.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved