Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
tindakan tegas yang perlu diambil aparat kepada perusuh sederhana saja.
Tampak seorang aparat keamanan dengan sigap mengangkat perempuan tersebut dan membawanya ke mobil ambulans untuk segera mendapatkan perawatan.
Kedelapan orang tersebut diamankan petugas dari Jalan Wahid Hasyim arah Tanah Abang dan dibawa ke pos keamanan Gedung Bawaslu.
"Ibu, tolong letakkan tasnya. Sekali lagi kami minta ibu untuk meletakkan tasnya," imbau aparat polisi melalui pengeras suara.
Bahkan massa sempat melempar molotov ke aparat.
Terlihat, massa juga mengibarkan bendera merah-putih berukuran besar di depan salah satu gerai makanan cepat saji yang ada dalam Sarinah.
Polisi beberapa kali menembakkan gas air mata untuk menahan massa yang melakukan tindakan anarki.
TNI tidak menoleransi tindakan inkostitusional dari pihak manapun.
Massa aksi dan kepolisian telah menjalin kesepakatan bahwa aksi itu sampai pukul 21.00 WIB atau setelah salat tarawih.
Jika ada ketidakpuasan terkait hasil Pemilu maka UU telah mengatur mekanismenya
Aktivitas di Kantor Bawaslu RI terpantau lengang.
Aparat keamanan tidak ingin kecolongan aksi teroris yang sebelumnya sudah tertangkap di wilayahnya
Sekitar pukul 23.00 WIB, tiba-tiba sekelompok massa berjumlah ratusan orang muncul di depan Gedung Bawaslu dan merusak kawat pembatas berduri.
Sebanyak empat titik yang menjadi daerah monitoring TNI, yakni Istana Merdeka, Gedung DPR-RI, kantor KPU dan Bawaslu.
Pengalihan arus itu terkait keamanan aksi 22 Mei.
Massa yang melempari batu tampak masih di bawah umur. Mereka berjumlah ratusan orang.
Sesekali mereka meneriaki aparat kepolisian yang berjaga di lokasi. Mereka tak terima dengan sikap polisi kepada massa yang berdemonstrasi di Bawaslu.
Terlihat warga masyarakat umum mulai melintas untuk beraktivitas.
Mereka membubarkan diri setelah melalui proses negosiasi panjang dengan Kapolres Kombes Pol Jakarta Pusat, Harry Kurniawan sejak setelah salat tarawih selesai dilakukan.
Sidang pelanggaran administrasi tersebut dipimpin oleh Ketua Bawaslu RI Abhan, beserta anggotanya Fritz Edward Siregar, Ratna Dewi Pettalolo, dan Rahmat Bagja.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved