Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSI massa yang dipusatkan di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI hingga Rabu pukul 13.30 WIB terpantau kondusif dan tertib.
Ratusan peserta aksi yang menyemut di persimpangan Jalan MH Thamrin dan Wahid Hasyim menyuarakan aspirasi mereka dengan meneriakkan yel-yel dan bertepuk tangan.
Baca juga: Polri Bantah Serang Masjid dan Personel Brimob asal Tiongkok
Mereka mendendangkan yel-yel di hadapan para petugas gabungan TNI/Polri. Dalam aksi tersebut, massa menuntut agar Bawaslu bersikap transparan dengan mengungkapkan dugaan kecurangan dalam pemilu serentak, 17 April lalu.
"Kami berharap tidak ada lagi yang ditutup-tutupi dari proses pemilu kemarin. Hari ini, kami berjuang atas nama rakyat, menuntut penegakan keadilan agar Bawaslu dan KPU mau bersikap bijaksana," kata Bima, peserta aksi.
Baca juga: Gus Sholah: Aksi Demo di Bawaslu tidak Terkait Gerakan Bela Islam
Sementara itu, aktivitas di Kantor Bawaslu RI terpantau lengang. Di bagian lobi gedung utama, terdapat sedikitnya lima orang anggota satuan pengamanan. Tim satuan pengamanan juga ikut berjaga bersama anggota TNI/Polri di setiap akses pintu Gedung Bawaslu.
"Sejak kemarin (Senin) pun sebenarnya sebagian besar staf sudah diliburkan, kecuali untuk staf operasional yang harus tetap berjaga, misalnya tim Gakkumdu (Penegakan Sentra Hukum Terpadu)," ujar petugas keamanan Bawaslu Eric. Dampak aksi siang ini, pihak berwajib menutup jalur utama menuju Jalan MH Thamrin dan beberapa ruas jalan di sekitarnya seperti Jalan Wahid Hasyim, Jalan Medan
Merdeka Barat, Jalan Sudirman, dan Jalan Imam Bonjol. (RO/OL-6)
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved