Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA beruntunnya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah kepala daerah memicu reaksi keras dari parlemen. Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Toha, mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk segera memperketat pembinaan dan pengawasan menyeluruh terhadap seluruh kepala daerah di Indonesia.
Langkah ini dinilai mendesak guna memastikan tata kelola pemerintahan di daerah tidak terus tergerus oleh praktik rasuah.
"Demi menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, kami mendukung langkah KPK. Ini menjadi peringatan bagi kepala daerah lainnya bahwa radar pengawasan tidak pernah tidur," ujar Toha melalui keterangannya, Kamis (22/1).
Integritas Birokrasi Terancam
Politikus Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut memberikan catatan kritis mengenai modus korupsi yang kerap berulang, khususnya terkait rekrutmen jabatan di lingkungan birokrasi. Toha menilai praktik jual beli jabatan adalah akar dari rusaknya profesionalisme pemerintahan.
"Kami sangat menyayangkan masih adanya kepala daerah yang berani bermain-main dengan hukum. Jika rekrutmen jabatan dilakukan dengan cara suap, maka bisa dipastikan birokrasi di bawahnya tidak akan berjalan profesional," tegasnya.
Ia mengingatkan para pemimpin daerah agar tetap konsisten memegang amanah rakyat dan tidak mencoba mencari celah korupsi yang hanya akan mencederai kepercayaan publik.
Operasi Senyap Beruntun
Sebagaimana diketahui, dalam kurun waktu yang berdekatan, lembaga antirasuah kembali gencar melakukan operasi senyap. Setelah penangkapan Bupati Bekasi, publik kembali dikejutkan dengan terjaringnya Wali Kota Madiun Maidi dan Bupati Pati Sudewo.
Rentetan kasus ini menjadi sinyal bahwa upaya pembersihan di tingkat pemerintah daerah masih menjadi tantangan besar bagi penegak hukum maupun instansi pembina seperti Kemendagri. (Faj/P-2)
Penyidik lembaga antirasuah juga memeriksa sejumlah pejabat setingkat kepala bagian dan kepala dinas di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Tercatat, ini merupakan operasi kedelapan yang dilakukan KPK dalam tiga bulan pertama 2026
DPP Golkar secara konsisten meminta seluruh kader yang duduk di kursi pemerintahan untuk mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya.
KPK belum bersedia memberikan rincian lengkap karena tim di lapangan masih bekerja mengumpulkan bukti materiil.
Riyoso dianggap sebagai sosok kunci karena memegang jabatan strategis dan memiliki peran sentral dalam pemerintahan Sudewo sejak 2025.
Apakah itu wujud pelampisan dendam atau strategi dalam menghadapi kasusnya? Atau, dia sekadar cari panggung dan menarik simpati?
Peneliti Pusat Studi Antikorupsi menilai maraknya kasus korupsi kepala daerah akibat tak ada efek jera dalam penegakan hukum dan hukuman yang rendah
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Wamendagri Bima Arya menyebut 500 kepala daerah terjerat korupsi sejak 2005 dan mendorong evaluasi pilkada serta digitalisasi untuk menekan praktik korupsi.
Seharusnya, APIP mampu mendeteksi sejak dini adanya persyaratan tender yang diskriminatif.
Penyelesaian rantai korupsi kepala daerah tidak bisa melalui kebijakan tunggal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved