Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menyatakan timnya akan bekerja terbuka dan mendengarkan aspirasi publik dalam merumuskan rekomendasi reformasi di tubuh kepolisian. Ia menekankan, reformasi Polri bukan sekadar urusan internal, melainkan kebutuhan seluruh rakyat Indonesia.
"Presiden mengarahkan supaya tim ini juga terbuka untuk mendengar aspirasi dari berbagai kalangan, karena polisi adalah milik rakyat, melayani rakyat, melindungi rakyat, dan mengayomi rakyat," ujarnya seusai pelantikan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/11).
Jimly bersama sembilan anggota lain resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri. Tim ini dibentuk menyusul meningkatnya desakan publik terhadap pembenahan institusi kepolisian, terutama setelah berbagai kasus pelanggaran etik dan penyalahgunaan wewenang mencuat dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut Jimly, Presiden tidak memberikan tenggat waktu ketat bagi komisi, namun menargetkan laporan awal sudah bisa disampaikan dalam tiga bulan ke depan. "Komisi ini diharapkan bekerja secepatnya, tapi bapak presiden tidak memberi batasan waktu. Minimal tiga bulan sudah ada laporan," kata dia.
Jimly menuturkan, pembentukan komisi ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat dan tokoh bangsa yang mengemuka sejak Agustus lalu. Salah satunya datang dari Gerakan Nurani Bangsa, yang secara resmi mengusulkan kepada Prabowo agar dibentuk tim independen untuk mengevaluasi Polri.
Jimly mengatakan Prabowo sangat responsif terhadap aspirasi tersebut dan memandang perlunya peninjauan ulang terhadap berbagai lembaga negara pascareformasi.
"Beliau juga menyampaikan, bukan hanya kepolisian yang harus dievaluasi, tapi semua kelembagaan yang kita bangun sesudah reformasi perlu dikaji," tuturnya.
Adapun komisi reformasi ini terdiri dari berbagai kalangan, termasuk mantan Kapolri, mantan Menko Polhukam, mantan Ketua Kompolnas, hingga pejabat aktif Polri. Keberagaman latar belakang ini diharapkan membuat rekomendasi yang dihasilkan lebih menyeluruh dan realistis.
Jimly menyatakan, kolaborasi antara tim yang dibentuk presiden dan tim internal yang dibentuk Kapolri akan berjalan saling melengkapi. Jika tim internal fokus pada manajemen dan pembenahan struktur, maka komisi reformasi akan meninjau aspek yang lebih luas, termasuk kemungkinan perubahan regulasi dan sistem kelembagaan.
"Kalau yang tim internal mungkin perbaikan manajemen internal, tapi tim ini bisa saja memerlukan perubahan undang-undang. Apanya yang perlu diubah, nanti kami akan rembuk bersama sambil mendengar dari semua kalangan," jelasnya.
Komisi dijadwalkan menggelar rapat perdana pada Senin mendatang di kantor Kapolri. Rapat ini akan membahas rencana kerja dan mekanisme penjaringan masukan publik. Jimly menekankan bahwa selain hasil akhir, proses kerja yang partisipatif dan transparan juga menjadi hal penting dalam reformasi Polri.
"Bukan hanya hasilnya yang diperlukan, tapi juga proses, bagaimana rekomendasi kebijakan itu diperoleh, bagaimana caranya," kata Jimly.
"Mudah-mudahan tim ini bisa bekerja sebaik-baiknya. Ini adalah kesempatan bagi Polri untuk memperbaiki diri, dan bagi negara untuk memperkuat kembali fondasi penegakan hukum yang berkeadilan," pungkas Jimly. (Mir/P-2)
Boni mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang membentuk posko pengaduan khusus bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini.
Korban berhak mendapatkan perlindungan hukum dan perawatan medis terbaik dari negara.
Kesadaran hukum yang tinggi di tengah masyarakat secara otomatis akan memperkuat kredibilitas Polri dalam menjalankan fungsinya.
KOMISI Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus, di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026)
MABES Polri bersama Jurnalis Trunojoyo menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim piatu dan kaum dhuafa di Masjid Al Ikhlas, Joglo, Jakarta Barat, Rabu (11/3).
Korlantas Polri memetakan jalur wisata dan pusat perbelanjaan sebagai klaster rawan kecelakaan menonjol selama masa libur Lebaran 2026
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menilai reformasi Polri tak bisa instan karena 30 aturan internal perlu dibenahi.
Isu-isu tersebut menjadi fokus pembahasan dalam World Privacy Day Conference (WPDC) 2026 yang digelar pada 28 Januari 2026 di BINUS University Alam Sutera.
Yusril menegaskan isu-isu teknis seperti mutasi, promosi, dan pendidikan akan tetap menjadi ranah internal kepolisian dan tidak seluruhnya dimuat dalam laporan kepada Presiden.
Ia menekankan bahwa independensi merupakan kewajiban mutlak bagi hakim konstitusi sekaligus jaminan bagi para pencari keadilan.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menyebut pihaknya telah menerima masukan dari lebih 100 kelompok masyarakat dan 300 masukan tertulis terkait reformasi Polri.
Ia mengatakan banyaknya masukan yang diterima oleh Komisi Reformasi menggambarkan besarnya perhatian publik terhadap kemajuan Korps Bhayangkara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved