Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BAKAL calon Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi angkat bicara meluruskan issu liar pemberitaan terkait kabar paslon Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi memborong partai maju di Pilgub Sulsel 2024.
Menururut Wakil Bendahara Umum DPP NasDem itu, pemberitaan yang berkembang soal borong partai dan kolom kosong di pilgub tidak demikian karena partai yang inisiatif memberikan rekomendasi kepada paslon “Andalan Hati” untuk kendaraan politik maju bertarung di Pilkada serentak 27 November akan datang.
“Jadi, rekomendasi partai yang secara resmi mendukung kami ‘Andalan Hati’, hari ini sudah mencukupi,” jelas Fatma, Sabtu (10/8).
Baca juga : Skenario Kotak Kosong di Pilkada Rugikan Partai-Partai Kecil
Lebih lanjut, mantan Wakil Wali Kota Makassar itu menjelaskan. Adapun partai politik yang tidak mengeluarkan rekomendasi untuk paslon “Andalan Hati”, tentunya sudah menjalin komunikasi intens dengan bakal calon Gubernur lain.
“Itu berarti terbukanya peluang bagi bakal calon lain. Sedangkan, bagi kami Andalan Hati, jumlah pasangan kontestasi pilgub Sulsel adalah wujud atas dinamika politik yang kami hormati,” jelas Istri Ketua DPW NasDem Sulsel itu.
Dia menegaskan bahwa jangan karena beberapa partai politik besar khususnya Koalisi Indonesia Maju (KIM) sudah bergabung dengan “Andalan Hati”, lantas diartikan mengarah ke kotak kosong.
Baca juga : Calon Tunggal Bunuh Demokrasi
“Untuk kotak kosong tidak ada dalam skenario ASS- Fatma, kami mengalir saja mengikuti realitas politik yang terjadi,” tegasnya.
Ditambahkan, kandidat lain juga tentunya seperti itu harus mampu meyakinkan elit partai yang sudah siap mengusung segera mengeluarkan SK rekomendaai B1KWK dukungannya.
“Sehingga atmosfer demokrasi untuk pilgub berjalan dengan baik,” demikian keterangan resmi Fatmawati Ruadi, yang juga bakal calon wakil Gubernur Sulsel 2024.
Sebelumnya, ada pemberitaan bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi telah mendapatkan dukungan 56 kursi dari 7 partai politik pemilik kursi di DPRD Provinsi.
Tujuh partai tersebut, yakni, NasDem (17 kursi), Golkar (14 kursi), Gerindra (13 kursi), Demokrat (7 kursi), PAN (4 kursi) Hanura (1 kursi) dan PSI (tanpa kursi). Sementara PKS (7 kursi) di sebut-sebut akan menyusul. (Nov)
Selama Pilkada 2024, TVRI menayangkan sebanyak 439 debat mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kenaikan insentif bagi ketua RT dan RW akan mulai direalisasikan secara bertahap pada Oktober 2025
Ia mengatakan DPP PDIP berharap kekalahan dua pasangan calon kepala daerah dari kotak kosong pada Pilkada 2024 lalu tidak terulang kembali di pilkada ulang nanti.
Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menerima pengajuan gugatan hasil pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada 2024 setelah rampung menyidangkan dua gelombang gugatan hasil PSU
Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan sengketa hasil pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kota Banjarbaru
KETUA Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumpulkan kader partainya yang terpilih sebagai kepala daerah pada kontestasi Pilkada 2024
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved