Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
SOROTAN tajam kembali mengarah pada padatnya jadwal tenis profesional setelah sederet bintang dunia mengalami cedera dan melontarkan kritik terhadap kalender turnamen.
Carlos Alcaraz, juara enam gelar mayor musim ini, menjadi nama terbaru yang mengeluhkan jadwal kompetisi. Petenis peringkat satu dunia itu memutuskan mundur dari Shanghai Masters karena alasan fisik.
“Jadwalnya sangat ketat. Mereka harus melakukan sesuatu tentang jadwal tersebut,” ujar Alcaraz dikutip dari AFP.
Sebelumnya, Iga Swiatek dan Coco Gauff juga menyoroti panjangnya musim tenis. Kritik keduanya muncul seiring maraknya kasus pemain terpaksa mundur akibat cedera. Hanya pada Senin lalu di China Open, tercatat lima pemain tidak mampu menyelesaikan laga.
Sehari kemudian, Daniil Medvedev tampil pincang sebelum menyerah 0-4 di set penentuan melawan remaja Amerika Serikat, Learner Tien. Lawan Tien di babak perempat final, Lorenzo Musetti, juga menyudahi pertandingan lebih cepat karena cedera.
Aryna Sabalenka, juara AS Terbuka 2024, bahkan absen dari turnamen di Beijing karena cedera ringan. Sementara itu, Swiatek mengingatkan bisa saja absen dari turnamen wajib demi menjaga kondisi fisiknya.
“Ada banyak cedera. Saya pikir itu karena musimnya terlalu panjang dan terlalu intens,” tegas Swiatek.
WTA sejak tahun lalu mewajibkan petenis elite tampil di empat Grand Slam, sepuluh turnamen WTA 1000 termasuk Beijing, dan enam turnamen level 500. ATP juga menerapkan aturan serupa.
Dalam pernyataannya, WTA menegaskan “Kesejahteraan atlet selalu menjadi prioritas utama" sembari menyebut format baru akan memberi kepastian sekaligus tambahan kompensasi pemain hingga USD400 juta atau sekitar Rp6,66 triliun dalam sepuluh tahun ke depan.
Namun, banyak bintang tenis menilai kebijakan itu justru membuat beban semakin berat. Gauff, juara bertahan Tiongkok Terbuka sekaligus peringkat tiga dunia, menyebut jadwal saat ini “tidak mungkin” untuk dijalani.
“Saya ingin melihat dalam hidup saya selama tur ini agar solusi dibuat untuk memperpendek musim,” katanya.
Meski demikian, tidak semua pemain sepakat. Zheng Qinwen, juara Olimpiade Paris 2024 yang terpaksa mundur di Beijing karena belum pulih dari operasi siku, justru berpandangan berbeda.
“Saya tidak berpikir kalender ini terlalu berat bagi pemain profesional. Karena pemain terkuatlah yang bertahan, dan itulah aturan di kepala saya,” ujar Zheng. (Ndf/I-1)
Pertandingan krusial Piala Davis melawan timnas Togo ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, mulai Sabtu (7/2).
Bertanding di International Tennis Centre, Zayed Sports City, Jumat (6/2) waktu setempat, Janice/Eala dipaksa menyerah dua set langsung dengan skor 4-6 dan 2-6.
Janice Tjen dan Alexandra Eala mengalahkan duet Zhang Shuai/Cristina Bucsa dua set langsung 6-3 dan 6-3 di perempat final Abu Dhabi Terbuka.
Dua bintang besar jagat tenis, Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz, dipastikan mundur dari kompetisi kategori ATP 500 yang akan berlangsung di Rotterdam, Belanda.
Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Alex Eala dipaksa bermain rubber set oleh Aliaksandra Sasnovich melalui drama comeback yang emosional sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor tipis 2-6, 6-4, dan 7-6(5).
Aryna Sabalenka, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari turnamen yang akan berlangsung di Doha pekan depan tersebut dengan alasan penyesuaian jadwal kompetisi.
Update peringkat tenis dunia (WTA) pasca Australian Open 2026. Elena Rybakina naik ke peringkat 3, Aryna Sabalenka kokoh di puncak.
Petenis Kazakhstan, Elena Rybakina, akhirnya merengkuh takhta Australia Terbuka 2026 setelah menumbangkan peringkat satu dunia, Aryna Sabalenka.
ELENA Rybakina memastikan tempat di final Australia Terbuka 2026 dan akan menghadapi Aryna Sabalenka setelah menyingkirkan Jessica Pegula 6-3, 7-6 (9/7).
ARYNA Sabalenka lahir di Minsk, Belarus pada 5 Mei 1998. Selama kariernya, ia telah memenangkan dua belas gelar tunggal WTA, termasuk satu Grand Slam di Australian Open 2023.
BUKAN hal baru bagi Aryna Sabalenka, memastikan satu tiket di final Australian Open keempat secara berturut-turut. Setelah mengalahkan Elina Svitolina. Sabalenka sempat protes ke wasit
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved