Headline

Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.

Drama Tiebreak di Indian Wells: Aryna Sabalenka Tuntaskan Misi Balas Dendam atas Elena Rybakina

Khoerun Nadif Rahmat
16/3/2026 06:24
Drama Tiebreak di Indian Wells: Aryna Sabalenka Tuntaskan Misi Balas Dendam atas Elena Rybakina
Petenis Belarus Aryna Sabalenka usai menjadi juara Indian Wells(AFP/CLIVE BRUNSKILL / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

ARYNA Sabalenka akhirnya menyudahi penantian panjang untuk merengkuh gelar juara Indian Wells 2026. Melalui laga penuh drama di partai final pada Senin (16/3), petenis asal Belarus ini sukses menaklukkan rival beratnya, Elena Rybakina, sekaligus membalas rentetan kegagalan dalam beberapa pertemuan terakhir mereka.

Sabalenka dipaksa bekerja keras setelah kehilangan set pertama. Namun, ia berhasil bangkit dan mengunci kemenangan dengan skor akhir 3-6, 6-3, dan 7-6 (8/6). 

Kemenangan ini menjadi momen penebusan yang emosional, mengingat Sabalenka selalu menelan kekalahan dari Rybakina dalam empat laga puncak sejak Indian Wells 2023, termasuk kekalahan tipis di Australia Terbuka, Januari lalu.

"Terima kasih Tuhan, saya berhasil mendapatkan trofi ini," ujar Sabalenka sebagaimana dikutip dari AFP.

Ujian Mental dan Kebangkitan

Pertandingan sejak awal berlangsung sengit dengan selisih poin yang sangat ketat. Rybakina mengambil kendali di set pertama lewat keunggulan 4-2 dan menutupnya dengan skor 6-3 setelah pukulan backhand Sabalenka melebar. 

Tekanan bagi Sabalenka berlanjut di awal set kedua saat ia melakukan kesalahan double-fault yang sempat memberikan angin segar bagi lawannya.

Namun, di sinilah titik balik pertandingan terjadi. Sabalenka menunjukkan ketangguhan mental dengan merebut empat gim beruntun untuk memimpin 4-1. Ia mengakui bahwa fokus utamanya sepanjang laga bukan sekadar teknik, melainkan menjaga kekuatan psikologis.

"Seluruh ide menghadapi pertandingan ini adalah untuk menjadi kuat secara mental, tetap kuat apa pun yang terjadi, menunjukkan dengan bahasa tubuh bahwa saya ada di sini, saya berjuang dan tidak peduli apa yang terjadi saat ini di pertandingan, saya akan tetap berjuang," tegas Sabalenka.

Puncak Drama di Set Penentu

Memasuki set penentu, tensi pertandingan mencapai puncaknya. Rybakina sempat memberikan tekanan balik dengan mematahkan servis Sabalenka untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5. 

Dalam situasi kritis di babak tiebreak, Sabalenka yang sempat tertinggal 3-5 menunjukkan kelasnya. Ia menyelamatkan poin kritis saat tertinggal 5-6 melalui pemenang backhand yang memukau sebelum akhirnya menutup laga dengan servis keras.

"Ini adalah pertarungan yang luar biasa. Saya sangat senang dengan tiga poin terakhir dalam pertandingan ini karena saya mampu mengeluarkan permainan tenis yang hebat," ungkap Sabalenka.

Berkat kemenangan dramatis ini, Sabalenka kini menatap turnamen Miami Terbuka dengan kepercayaan diri tinggi. 

Ia berambisi mempertahankan gelar sekaligus mengejar ambisi menyapu bersih dua turnamen awal musim di Amerika Serikat atau yang dikenal dengan istilah Sunshine Double. (Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya